Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Nelayan Tuban Kembali Melaut

Editor: nugroho
Senin, 02 Juli 2012
edy
Kembali melaut : Nelayan Tuban mulai membentangkan layar untuk mencari tangkapan ikan.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban– Nelayan Tuban kembali bisa bernafas lega. Pasca berakhirnya cuaca buruk yang melanda pesisir utara beberapa pekan lalu, kini nelayan sudah beraktifitas kembali. Mereka bercengkerama dilautan untuk mendapatkan tangkapan ikan.

Pantauan dilapangan, Senin (02/07/2012), beberapa nelayan yang biasa melaut dengan cara berkelompok itu sudah terlihat menghidupkan mesin perahunya menjelang subuh. Selain itu beberapa dari mereka terlihat membawa ban untuk pelampung dan menyiapkan jala yang sudah disulam kembali selama cuaca buruk melanda.

“Pagi ini kita benar-benar melaut ditengah mas. Kalau dua hari kemarin baru dipinggir pantai saja,” ungkap Tarno (30) warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban kepada www.suarabanyuurip.com disalah satu warung kopi yang ada didesa setempat.

Tarno menambahkan, cuaca yang bersahabat ini memunculkan harapan kembali bagi dia dan keluarganya.Pasalnya selama tidak melaut, mereka mengandalkan hutang pada salah satu famili serta juragan yang mempunyai perahu agar dapat menyambung hidup.

Untuk itu, Tarno mengaku meski tidak berharap banyak, namun dengan melaut ini penghasilannya sudah ada.

“Anak juga sudah waktunya membeli buku dan seragam baru mas” Tambah Tarno.

Lain halnya dengan Nursam (40), nelayan yang keseharianya berlayar menggunakan perahu kecil ini mengatakan ombak yang tenang setelah cuaca buruk biasanya akan mengundang banyak ikan keting dan lenger (sejenis lele laut) untuk mencari makan dipinggir.

Ikan yang oleh sebagian orang nikmat apabila dimasak menggunakan sayur asam ini banyak ditemui dipinggir laut saat ombak tenang, terlebih setelah sekian lama cuaca buruk melanda.

Untuk itu, Nursam saat ini lebih memilih untuk menebar jala dipinggir pantai dengan menggunakan perahu kayuhnya. Ikan ini bisa laku dipasaran seharga lebih dari 10.000,-.

“Biasanya saya dapat 3 sampai 5 kilo mas, dengan menjala sendirian” ujar Nursam yang saat itu ditemui dilaut Desa Palang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. (suko)

Dibaca : 2311x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan