Jum'at, 4 September 2015
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Dikabarkan Bagi-bagi Proyek, Camat Gayam Geram PEPC Diminta Tingkatkan Komunikasi Minta Tiang Flare TBR Ditinggikan Polisi Kawal Persoalan G4S dengan Pamtup 500 Barel Minyak Diduga Tidak Disetorkan di Pertamina Pedagang Akik Cepu Mengeluh Cepu Jadi Tuan Rumah Pameran Batik Blora Status Hutan Wonocolo Disinyalir Tidak Jelas KrisEnergy Diminta Perhatikan Warga Lokal Satpol PP Kesulitan Tertibkan Penambang Pasir Mekanik 10 Titik Sumur Tua Resmi Diserahkan PD Aneka Tambang 474 PPL Lamongan Dilantik Polres Bojonegoro Segera Bangun Rumah Babinkamtibmas Demi Saudara, Purnawirawan TNI Rela Rumah Dieksekusi KPU Tetapkan DPS Blora Waspadai Penipuan Naker J-TB Beradar Kabar Watu Gong Ngloram Cari Tumbal Pemilik Lahan Belum Sepakati Harga CJH Tuban Tidak Sesuai Kuota Tegaskan Satgaspam TNI Untuk Amankan Obvit Perda Sumur Tua Terancam Gugur Raperda Sumur Tua Tahap Serap Aspirasi Mbah Waridin CJH Tertua Lamongan Lapangan Kepodang Mulai Produksi Gas DPRD Dukung Pemkab Blora Ajukan Uji Materi UU 33 2004 Warga Tolak Harga PEPC Warga Terdekat Proyek Banyuurip Rawan Keracunan Tripatra Belum Bisa Pastikan Stabilitas Proyek EPC-1 Petani Banyuurip Kembangkan Bank Sampah Produksi Semangka di Lapangan Sumber Anjlok Isi Raperda Sumur Tua Disorot Tajam Kantor "KPU" Tuban Diserang Bom Lapangan Sumber Tak Ada Kabar Sumber Jalani Pemetaan Ulang Gelar Dialog Pastikan Pilkada Aman Bahas Izin Hulu Migas di Forum Operasional Pidato Presiden Didengarkan di Gedung Rakyat Akui Belum Dapat Informasi Proyek Maintenance Anggarkan Rp 30 Miliar Untuk Perbaiki Jalan

Oknum TNI Diduga Jadi Calo Naker Pertamina

Editor: nugroho
Selasa, 10 Juli 2012
edy
Lengang : Rumah oknum TNI, Kartono, di policeline setelah kasus penipuan yang dilakukannya terungkap.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Seratus pemuda dari Kabupaten Tuban dan sejumlah kabupaten di Jawa Timur menjadi korban penipuan tenaga kerja (naker) yang diduga melibatkan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI). Para pemuda ini dijanjikan pekerjaan di Pertamina Madura. Akibat penipuan itu jumlah kerugian ditaksir mencapai hingga Rp. 2 milyar.

Modus penipuan, untuk dapat bekerja di Pertamina Madura, setiap korban dimintai sejumlah uang sebesar Rp. 15 juta hingga Rp. 25 juta oleh Kartono (40), warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban.

“Jumlah korban sekitar 100 orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP. Arief Kristanto, Selasa (10/07/2012).

Penipuan ini terungkap, ketika akonum TNI menunda keberangkatan para pemuda. Dijadwalkan para korban berangkat pada 25 juni lalu, namun tanpa sebab yang jelas Kartono menunda keberangkatan menjadi 6 Juli 2012.

Tak cukup disitu. Penundaan keberangkatan untuk bekerja diundur lagi pada 8 Juli 2012 lalu. Kemudian tanggal 9 Juli 2012 kemarin juga tak kunjung jua berangkat, beberapa pemuda akhirnya langsung mendatangi Mapolres Tuban dan melaporkan kejadian tersebut.

“Saya sudah membayar Rp. 25 juta, mas,” ujar salah satu korban yang mendatangi Polres Tuban.

Disinggung tentang keterlibatan oknum militer, Kasat Reskim Arief Kristanto menyatakan, sedang melakukan pendalaman dengan memintai keterangan dari beberapa saksi.

“Ini baru dugaan sementara. Karena kami masih melakukan penyelidikan lebih mendalam lagi” tegas Arif. (suko)

Dibaca : 609x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>