Rabu, 20 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Operator Diminta Hentikan Aktifitas Proyek di Atas TKD

Editor: nugroho
Senin, 08 Oktober 2012

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melarang Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu maupun kontraktornya melakukan aktifitas proyek diatas tanah kas desa (TKD) Gayam seluas 13, 2 hektar sebelum menuntaskan proses tukar guling tanah tersebut. Pelarangan penggunaan tanahkas desa yang merupakan salah satu enam item sosioekonomi proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip itu, disampaikan eksekutif melalui surat peringatan (SP) yang dilayangkan kepada MCL.

"SP-nya sudah kita kirim ke MCL. Coba tanyakan ke Asisten I, pak Kusnandoko,” kata Suyoto kepada suarabanyuurip, Senin (08/10/2012).

Suyoto menjelaskan, alasan pelarangan penggunaan TKD Gayam untuk proyek Blok Cepu itu dikarenakan MCL tidak segera menuntaskan tukar guling TKD Gayam seperti yang sudah disepakati bersama antara pemerintah desa (Pemdes) Gayam dengan MCL dan BP. Migas yang difasilitasi Pemkab. Lain itu, komitmen penuntasan TKD merupakan dasar dikeluarkannya ijin prinsip proyek EPC-1.

”Tapi sampai sekarang belum juga dikerjakan. Tanah (TKD Gayam) tersebut saat ini statusnya belum milik MCL, tapi masih milik desa,” tegas Ketua DPW PAN Jatim ini.

Dalam SP tersebut Suyoto meminta kepada MCL agar tidak melakukan pekerjaan apapun diatas TKD sebelum ada progress report atau tindak lanjut. Karena hingga saat ini belum ada pengganti lahan untuk TKD yang terkena proyek EPC – 1 Banyuurip.

”Kalau memang disewa waktunya juga tinggal setahun. Sewapun kan tidak boleh dibangun permanen," tegasnya.

Terpisah, Field Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya menyatakan, belum menerima surat peringatan dari Pemkab Bojonegoro tersebut. Akan tetapi, dia mengungkapkan, akan diadakan pertemuan dengan Pemkab Bojonegoro untuk membahas maslah TKD pada Jum'at (12/10/2012) mendatang.

"Tapi untuk progres report 6 item sudah kami sampaikan laporannya secara detail ke Pemkab," elak Rexy.

Dia menjelaskan, untuk TKD baik pembangunan Balai Desa dan Lapangan sepakbola pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Gayam dan masih menunggu keputusan dari pemerintah desa (Pemdes) Gayam.

Kepala Desa Gayam Pujiono sedang berupaya dihubungi terkait progres report TKD tersebut. Beberapa kali telepon genggamnya dihubungi terdengar nada sambung namun tidak diangkat. (rin/suko)

Dibaca : 1659x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan