Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pasokan Jagung di Jatim Aman

Editor: nugroho
Sabtu, 10 November 2018
Ali Imron
JAMIN PASOKAN AMAN : Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI memimpin gerakan panen jagung di Desa Sotang, Kecamatan Tambakboyo, Tuban
TERKAIT:

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Sumardjo Gatot Irianto bersama Aster Kasdam V/BRW, Danrem 072/CPYJ, Waaster Kasad, Bupati Tuban, Dandim 0811, Wabup Tuban, KaDistan Tuban, dan Camat Tambakboyo serempak memanen jagung di Desa Sotang, Kecamatan Tambakboyo. Gerakan panen ini dalam rangka memastikan ketersediaan jagung di wilayah Jatim.

"Selain di Tuban, di Kabupaten Lamongan, Mojokerto, Kediri, Jember dan Lumajang juga panen jagung," ujar Sumardjo Gatot Irianto, kepada suarabanyuurip.comusai panen raya, Sabtu (10/11/2018).

Dirjen Tanaman Pangan enggan menyebut data detail jumlah produksi jagung nasional. Dikhawatirkan statmen tersebut, justru memperkeruh situasi nasional yang sedang booming membicarakan kebijakan impor jagung. 

Kehadirannya di Tuban Bumi Wali salah satunya, mengingatkan para produsen jagung untuk tidak langsung menjual produksi jagungnya ke perusahaan besar. Kendati demikian, harus tetap memikirkan saudaranya peternak ayam sekelilingnya supaya tidak ada kesenjangan harga. 

Sekarang ini harga jagung di petani minimal Rp3.000, dan di peternak ayam masih Rp4.500/ Kg. Harga ini dirasa cukup pas, dan saling menguntungkan antara petani jagung dan peternak ayam. 

Menyikapi keluhan petani soal panen raya jagung di musim hujan, Kementan siap memberikan lima alat pengering di Tuban. Syaratnya administrasinya harus selesai kurang dari sepekan. 

"Supaya kalau berkas selesai, alatnya bisa dipasang. Kalau gak selesai uangnya harus balik," tegasnya. 

Adapun lokasi alat pengeringnya, Bupati Tuban yang berwenang menentukan. Apabila berkas administrasi tuntas, awal Januari 2019 akan ditambah lima alat pengering lagi. 

Dirjen Tanaman Pangan juga mengajak petani Tuban untuk menanam menggunakan sistem tumpang sari jagung dan padi. Apabila dilaksanakan, Kementan berjanji akan menambah jumlah pupuknya.

"Dalam satu hektar harus ada jagung dan padinya secara rapat. Tumpang sari ini untuk mengurangi resiko gagal panen," jelasnya.

Diharapkan kedepan biaya produksi pertanian murah, dan hasilnya banyak. Adanya bantuan alat pengering jagung, dimohon Bupati membantu peternak ayam supaya harga jagung dibuat rasional.

"Hari ini diproses pengeringnya, tim dari Lamongan bergerak ke Tuban. Kalau ada masalah tikus, juga akan disiapkan burung hantu sebagai lawannya," pungkasnya.

Bupati Tuban, Fathul Huda, mengapresiasi kedatangan Dirjen Tanaman Pangan, karena menjadi rejeki untuk Pemkab Tuban dan petani jagung Tambakboyo khususnya. Banyak bantuan yang diberikan kepada petani Tuban, baik pendampingan syarat teknologi, alsistan, dan ketersediaan pupuk. 

"Bantuan alat pengering sangat penting karena bisa menyetabilkan harga jagung saat panen raya di musim hujan," sambung Bupati petahana di Bumi Wali. 

Petani harus memikirkan hal lainnya, jangan hanya soal harga tinggi. Tetapi juga harus memikirkan peternak. Kalau petani menjual jagung Rp3 ribu per kilogram (Kg), dan untuk peternak Rp4.500 itu baru imbang. 

"Alhamdulillah harga jagung tak pernah di bawah Rp3 ribu," terang Bupati kelahiran Kecamatan Montong. 

Data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban, panen jagung kali ini menyebar di beberapa desa di Kecamatan Tambakboyo. Di Desa Merkawang seluas 36 hektare, Dasin 24 hektare, Sawir 23 hektare, Klutuk 12 hektare, dan Sotang empat hektare. Prediksi total luas panen bulan November 2018 seluas 3.993 hektare, dengan produksi 26.851 ton.

Sebelum ke Tuban, rombongan Dirjen Tanaman Pangan juga panen jagung di Desa Bulu Brangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan Kelompok Tani Jaya Makmur seluas 45 hektare. Prediksi total luas sampai bulan November 1.413 hektare dengan produksi 9.499 ton. (aim)

Dibaca : 411x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan