Pedagang Pasar Bojonegoro Keluhkan Pedasnya Harga Cabai

Kamis, 18 Juli 2019, Dibaca : 481 x Editor : rozaqy

Ririn Wedia
HARGA CABAI MAHAL : Salah satu Pedagang Cabai di Pasar Bojonegoro Mengeluhkan Mahalnya Harga Cabai


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia


Bojonegoro- Harga cabai dalam dua pekan terakhir mulai pedas. Salah satu pedagang cabai Pasar Kota Bojonegoro, Sriyatun mengatakan naiknya harga cabai mulai terjadi pertengahan Juli lalu. 

"Naiknya mendadak, dan langsung tinggi," ujarnya.

Baca Lainnya :

    Dia mengungkapkan saat ini harga cabai merah keriting di Pasar Anyar Rp75 ribu/kilogram (kg). Padahal, harga normalnya Rp30 ribu/kg. Sedangkan cabai rawit merah Rp70 ribu/kg dari harga normal Rp20 ribu sampai Rp25 ribu/kg. Sedangkan harga cabai rawit hijau Rp60 ribu/kg dari harga Rp25 ribu/kg.

    ”Sudah dua minggu harga cabai terus naik sampai Rp70 ribu perkilogram. Imbasnya pembeli mengeluh harganya mahal," tukasnya.

    Baca Lainnya :

      Meroketnya harga cabai itu, diakui ibu dua anak ini mempengaruhi pendapatan pedagang. Sehingga, hanya berani memasok 15 kg setiap harinya. 

      "Kalau biasanya, pas harga murah itu jualnya bisa sampai 30 kilogram setiap harinya," tukasnya. 

      Mahalnya harga cabai tersebut dikeluhkan salah satu pelangggan yang sekaligus pedagang makanan, Haris (40). Untuk mensiasatinya, dia menggunakan cabai keriting kering yang harganya lebih murah. 

      "Jadinya beli yang murah aja, cabai yang dikeringkan. Cuma Rp12.000 sebungkus," ungkapnya. 

      Pihaknya berharap, pemerintah bisa seegera mengambil sikap krena cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok. 

      Terpisah, Sekretaris Dinas Perdagangan, Sukemi, belum bisa dikonformasi. Pesan pendek maupun telephone tidak dapat dihubungi. (Rien).


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more