Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pegawai BUMN Terjaring Razia di Karaoke Ilegal

Editor: nugroho
Kamis, 08 November 2018
Ali Imron
DIPERIKSA : Para pemandu lagu didata identitasnya oleh Petugas Satpol PP Tuban dalam razia, Rabu (07/11) malam.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Seorang karyawan BUMN bersama para pemandu lagu dan pemilik karaoke ilegal di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terjaring razia petugas Satpol PP pada Rabu (7/11/2018) malam. Sesuai identitas KTP, para pemandu lagu ada yang berasal dari Kabupaten Lamongan, Gresik, dan Bojonegoro. 

"Karaoke ini beroperasi di wilayah Jalur Pantura perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah," ujar Kepala Satpol PP Tuban, Hery Muharwanto, kepada suarabanyuurip.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (8/11/2018).

Hery biasa disapa menjelaskan, satu karyawan BUMN bernama SA alamat Perbon, Tuban, merupakan pengunjung karaoke ilegal. Dia hanya dimintai KTP dan dilepaskan karena tidak ada pasal pelanggarannya. 

Sesuai hasil pemeriksaan para pemandu lagu yang dirazia tidak ada yang merangkap sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Apabila PSK sebagaimana regulasi diserahkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Tuban, untuk dikirim ke panti Kediri. 

Jika hanya sebagai pemandu lagu, petugas Satpol PP Tuban memberikan pembinaan ke yang bersangkutan. Edukasi lebih diutamakan supaya tidak bekerja di lokasi yang melanggar Perda Nomor 16 tahun 2014, tentang Ketertiban Umum. 

"Semua pemilik dan pemandu lagu memiliki KTP," jelas pria ramah ini. 

Adapun identitas pemandu lagu di tempat karaoke milik Sukardi di Ketapang yaitu, AAL (19) asal Gresik, DRAP(26), asal Bojonegoro. 

Sedangkan pemandu lagu yang bekerja di karaoke milik Jumiati di Pasar Layur Banjarejo yaitu, LD (22) asal Tuban, RH (26) asal Kecamatan Bangilan, Tuban, dan S (38) asal Lamongan. 

Di karaoke milik Sukardi, petugas menyita satu DVD player, dua mic, satu amplivire, dan satu Tv. Sementara di karaoke milik Jumiati, dari room 1 disita sebuah LCD Tv, satu Mixer, dua mic, satu DVD, satu salon speaker besar, dan satu salon speaker kecil. 

"Dari room 2 disita sebuah LCD Tv, dua mic, satu ampli, dua salon speaker, satu DVD, satu mesin kontrol dan dua remote," pungkasnya. (aim)

Dibaca : 2785x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan