Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pekan Raya SG Bangkitnya UKM Tuban

Editor: samian
Rabu, 27 September 2017
Ali Imron
MENGENTAS KEMISKINAN : Bupati Tuban bersama Dirut SG menekan sirine bersama sebagai tanda dibukanya Pekan Raya Semen Gresik.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Sebagai komitmen menyejahterakan masyarakat di sekitar wilayah operasinya, Semen Gresik (SG) Kerja Sama Operasi (KSO) Semen Indonesia menggelar even pekan raya yang melibatkan 320 stand Usaha Kecil Menengah (UKM). Keterlibatan 76% warga lokal, diharapkan ikut serta mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

"Acara ini menjadi bangkitnya UKM Tuban," ujar Bupati Tuban, Fathul Huda, kepada suarabanyuurip.com, di Graha Sandiya, komplek perumahan dinas Semen Gresik Tuban, Rabu (27/9/2017).

Secara kesluruhan ada 65 ribu UKM di Tuban. Apabila omset UKM digadang naik 10% pada pekan raya ini, maka harus diikuti kenaikan jumlah UKM 10% lagi. 

Selain mampu mengentas kemiskinan, keterlibatan UKM juga bisa mengurangi pengangguran. Sekaligus membantu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tuban.

"Semoga pekan raya ini bisa istiqomah dan semuanya selalu harmoni, sejahtera, dan lestari," harapnya.

Kepala Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Mujami'in, berterimakasih karena puluhan tahun mendapat kesempatan berpartisipasi dalam serangkaian HUT Semen Gresik ke-60. Diharapkan SG lebih peduli pada UKM, dengan memberi pembinaan dan permodalan.

"Ada batik gedog, batik tulis, rempeyek PKK, Legen, dan es dawet yang kita tampilkan," sambungnya.

Segendang seirama diungkapkan perajin kopyah asal Gresik, Agus Bidianto. Sekalipun baru pertama, dia tidak canggung memasarkan kopyah lukisnya.

"Sangat terbantu dalam promosi karena bisa ketemu banyak orang," tambah pria yang kerap memasarkan produknya ke Tanggerang.

Sementara, Direktur Utama (Dirut) Semen Gresik, Gatot Kustyadji, optimis melalui wadah ini UKM perlahan mampu memasarkan produknya. Baru kemudian dilakukan evaluasi.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan tim UKM melakukan penilaian. Hal ini untuk mengetahui mana UKM yang sudah mentas dan layak di ekspos.

"Di samping itu SG bisa melihat apa lagi yang harus dilakukan," terang Gatot.

Dari 320 stand yang ikut, ditargetkan nilai transaksinya mencapai Rp8 miliar. Target ini meningkat 11% dari tahun 2016, yang hanya Rp7,2 miliar. Sedangkan sampai bulan September 2017, realisasi penyaluran dana oleh Semen Gresik mencapai Rp39 miliar. 

Untuk serapan mitra aktif mencapai 16.363, tersebar di beberapa kota di Jatim dan Jateng. Tentunya melibatkan tenaga kerja 22.667 orang, khusus di sektor perdagangan dan industri.

Melalui data serapan tersebut, khususnya di Kabupaten Tuban memiliki 7.579 mitra binaan dan 9.108 tenaga kerja. Dibandingkan tahun sebelumnya hanya 8.627 orang. Untuk omsetnya sampai September 2017 mencapai Rp185 miliar, dari total keseluruhan omset Rp5,1 triliun.(Aim)

 

Dibaca : 359x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan