Pelajar 3 Kabupaten Berkompetesi Kewirausahaan

Kamis, 27 Juni 2019, Dibaca : 405 x Editor : nugroho

ririn wedia
KREATIF: Peserta menunjukkan produk usahanya di ajang Student Company Competition 2019 yang dilaksanakan EMCL - PJI.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro- Operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) menggelar Regional Student Company Competition 2019 di Pendapa Pemkab Bojoengoro, Jawa Timur, Rabu (26/6/2019). Pelajar SMA dan SMK di Bojonegoro, Tuban, dan Blora, Jawa Tengah menunjukkan kepiawaian berbisnisnya. 

Dalam kompetisi kewirausahaan ini, para pelajar mempresentasikan pencapaian usaha serta memamerkan produk inovasi dari bisnis mikro yang dijalankan di sekolah. Keempat sekolah tersebut, antara lain SMAN 2 Bojonegoro, SMKN Purwosari, SMAN 1 Tuban, dan SMK Migas Cepu.

Baca Lainnya :

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi Student Company (Perusahaan Siswa) yang digagas untuk mendorong kemampuan generasi muda menciptakan peluang ekonomi melalui kewirausahaan. Para pelajar telah dibina untuk mendirikan dan mengoperasikan sebuah perusahaan (SC-Student Company) di sekolah selama enam bulan. 

    Termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, melakukan penjualan produk, hingga likuidasi perusahaan. Para pengusaha muda ini juga mendapatkan pendampingan bisnis secara intensif dari mentor PJI dan profesional bisnis ExxonMobil Cepu Limited.

    Baca Lainnya :

      Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner menyampaikan, dengan memberikan pengalaman mengelola perusahaan, para pelajar mendapatkan wawasan yang komprehensif mengenai bisnis. Mereka tidak hanya menyusun strategi bisnis tetapi juga dapat merasakan dan memahami secara langsung dinamika perusahaan dan berbagai risiko yang terjadi dari setiap keputusan bisnis. 

      "Selain itu, setiap individu memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan potensi diri mereka dalam berwirausaha," ujarnya kepada suarabanyuurip.com di sela-sela acara. 

      Bisnis bentukan para pelajar Bojonegoro, Tuban dan Blora mengindikasikan pencapaian usaha yang positif. Dengan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar, mereka berhasil mengumpulkan omzet penjualan lebih dari 16 juta Rupiah selama tiga bulan beroperasi. 

      Ainur Salwa Jestawana, pelajar SMAN 1 Tuban yang menjadi President Director Sacovation SC menjelaskan, dirinya memiliki wawasan baru mengenai wirausaha dari program Student Company. 

      “Saya dan teman-teman belajar seluk beluk membangun bisnis serta pentingnya kedisiplinan dalam bekerja," imbuhnya. 

      Untuk diketahui, keempat sekolah bersaing memperebutkan gelar ‘The Best Student Company’ dalam kompetisi ini. Satu sekolah terbaik akan bersaing dengan sekolah-sekolah dari regional lainnya dalam kompetisi bisnis tingkat nasional, Indonesia Student Company Competition 2019, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Agustus mendatang.(rien)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more