Selasa, 21 Mei 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Petani Banyu Urip Tewas Bersimbah Darah

Pelaku Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Editor: samian
Kamis, 18 April 2019
Ahmad Sampurno
OLAH TKP : Warga sekitar saat ramai melihat pihak Polisi melakukan olah TKP di rumah korban.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Polisi masih melakukan penyelidikan dugaan kasus tewasnya Jasmin (40), petani Dukuh Banyu Urip, Desa Ngladeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, untuk melacak pelakunya.

Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto, menyampaikan, saat ini pihaknya masih meminta keterangan dari sejumlah saksi dan kajian dari peristiwa tersebut.

"Sekarang masih dilakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," kata kapolsek, Kamis (18/4/2019) saat ditemui Suarabanyuurip.com, di ruang kerjanya.

Sejumlah kesimpulan dan dugaan, kata dia,  memang sudah ada. Namun pihaknya masih belum bisa mengungkapkan karena menunggu semua hasil penyelidikan lengkap.

"Semoga saja segera terungkap," ujarnya.

Saat disinggung, apakah ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilu tahun 2019 ini, dirinya menampik hal itu. Dia mengaskan tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan pemilu.

"Tidak ada kaitannya," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jasmin (40) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamarnya, Kamis (18/4/2019) pagi. Petani Dusun Banyu Urip, Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, itu diduga dianiaya hingga tewas.

Mulut korban mengeluarkan darah. Lehernya terdapat luka sobek akibat senjata tajam. Jasad Jimin pertama kali ditemukan istrinya, Tarsih, pukul 04:00 wib.

"Hasil pemeriksaan tim medis korban meninggal akibat luka di bagian lehernya," kata Kapolsek Kedungtuban.

Sebelum ditemukan tewas, korban pada Rabu (17/4/2019) malam, sekira pukul 18:30 Wib berangkat ke sewah bersama istri dan saudaranya. Kemudian mereka kembali ke rumah pukul 20:00 Wib dan menonton televisi.

Sekira pukul 23:30 Wib, korban menuju kamar untuk beristirahat. Sementara, istri dan anaknya tidur di  kamar lain.

"Sejumlah barang bukti sudah kita amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," tegas kapolsek. (Ams)

Dibaca : 3176x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan