Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Peledakan Tambang Batu Resahkan Warga

Editor: samian
Selasa, 05 April 2016
Ali Imron
PELEDAKAN : Warga sekitar tambang resah adanya peledakan batu karst karena membuat dinding rumah retak.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Maraknya praktik penambangan di sekitar Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akhir-akhir ini kerap meresahkan warga. Sebab, tidak sedikit pula dinding rumah warga mengalami retak, diduga akibat getaran dari peledakan batuan karst ini.

“Getarannya terasa keras sekira pukul 10:00 WIB pagi,” kata anggota Karang Taruna (Kartar) Karanglo, Kecamatan Kerek, Sahrul Mubarok, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Tuban, Selasa (5/4/2016).

Setiap pagi hari getaran dari peledakan tambang ini lumayan terasa. Sebab jarak pemukiman warga dengan pertambangan hanya 500 meter. Meskipun demikian, warga yang bermukim di sekitar tambang tidak dapat berbuat banyak.

Sebab, lahan pertambangan itu resmi milik penambang, serta setiap bulan warga memperoleh dana ganti rugi atau kompensasi sebesar Rp30 ribu. Selain itu, setiap tahun ada ganti rugi sebesar Rp 1 juta bagi pemilik sawah yang terkena debu tambang.

“Untungnya kompensasi itu masih diterima warga sampai saat ini,” imbuhnya.

Tercatat, dari jumlah penduduk Desa Karanglo 5.604 jiwa yang terdiri dari 1.459 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 30 KK bermukim di sekitar tambang. Rata-rata warga setempat menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian.

Dia menjelaskan, warga Karanglo mayoritas berpendidikan rendah, tidak banyak yang bersikap ataupun mengerti soal tambang. Terpenting setiap bulan ada uang ganti rugi dirasa mereka sudah cukup.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban, Sunandar, sampai berita ini ditulis belum memberikan penjelasan detail soal informasi tersebut.

Pesan singkat yang dikirimkan Suarabanyuurip.com, sekira pukul 15:11 WIB belum juga dibalas.

Diketahui, secara geografis Desa Karanglo, memiliki kandungan batuan karst cukup besar. Potensi Sumber Daya Alam (SDA) tersebut, juga dimiliki di Desa Pongpongan, Temandang, dan Sumberarum. Sehingga banyak investor yang membuka lahan pertambangan di wilayah setempat. (Aim)

 

 

Dibaca : 262x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan