Pembangunan Taman Seribu Lampu Dianggarkan Rp.2 M

Selasa, 03 September 2019, Dibaca : 496 x Editor : rozaqy

Ahmad Sampurno
PEMBANGUNAN : Taman Seribu Lampu ( TSL) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora


SuaraBanyuurip.com -Ahmad Sampurno

Blora - Awal bulan September 2019 ini,  pembangunan Taman Seribu Lampu (TSL) Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora mulai dilaksanakan. Surat perintah kerja telah turun. Hari ini,  Selasa (3/6/2019), Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Kabupaten Blora,  melakukan sosialisasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) TSL. Serta tinjau lokasi pembangunan. 

"Anggaranya Rp2,4 Miliar (M) lebih," katan Pratikto Nugroho,  Kepala Dinrumkimhub Blora,  usai rapat sosialisasi dengan paguyuban PKL TSL, di ruang rapat Camat Cepu. 

Baca Lainnya :

    Dia menjelaskan, selama dilakukan pembangunan taman, para PKL direlokasi ke tempat lain hingga pembangunan taman diselesaikan. Meski demikian, pihaknya mengaku, akan mengakomodir masukan dari PKL. 

    Seperti meniadakan tempat duduk yang semula ada dalam perecanaan.  Lalu,  pengurangan jumlah pohon. Serta penambahan drainase di tengah taman untuk pembuangan air.

    Baca Lainnya :

      "Itu yang kami akomodir.Sesuai dengan peruntuakan PKL yang telah mendapat izin dari Bupati Blora untuk berjualan," tandasnya.

      Yang jelas,  kata dia,  akan dilakukan adendum kontrak kerja. Sebab,  nanti juga akan ada biaya pengangkutan dan penempatan lokomotif di lokasi taman 6.

      Sedangkan, anggaran sebesar itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan taman 5. Lalu pembangunan taman 4 dan taman 3. Proyek perbaikan TSL itu dikerjakan oleh CV Dekasari Perkasa,  dengan masa pengerjaan selama 100 hari kerja.

      "Surat perintah kerja telah turun lada (2/9/2019)," ujar Mulyadi Kabid Pertamanan Dinrumkimhub Blora menambahkan.

      Terpisah, Ketua Paguyuban PKL TSL, Edi Sumaryanto, menyatakan bahwa masukan dari PKL telah disetujui.

      "Kami bersyukur dengan keputusan itu," tandasnya.

      Untuk para PKL,lanjut dia, akan ditempatkan sementara di trotoar bagi yang berjualan malam hari. Sedangkan yang berjualan siang hari,  sementara menempati taman 2.

      "Itu hanya selama pembangunan saja, "ungkap Edi.

      Rencana ity,  kata dia,  telah disampaikan kepada para PKL yang berada di TSL.  "Iya,  mereka sudah kami beritahu dan mau menerima, " ujarnya.


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more