Selasa, 16 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemberian Fogging Dinkes Tuban Dinilai Kurang Tepat

Editor: samian
Kamis, 07 Februari 2019
Hidayatul Khoiriyah
Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul.

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban - Fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk aedes aegypti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dinilai masyarakat kurang tepat. Sebab dilakukan setelah adanya banyak penderita Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Seorang warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Nila Kartika menilai, langkah yang ditunjukkan Dinkes Tuban tersebut kurang tepat. Karena memberikan fogging setelah warga banyak yang terserang DBD.

"Kalau niatnya fogging untuk mencegah berkembangnya nyamuk aedes aegypti seharusnya kan sebelum ada penderita, bukan sebaliknya sudah banyak penderita DBD baru di fogging," ungkap Nila Kartika, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (6/2/2019).

Segendang seirama diungkapkan Mella Arianti. Penyemprotan fogging seharusnya dikakukan sebelum adanya penderita. Sehingga dapat mengurangi penyebaran dan membunuh jentik nyamuk sebelum berkambang.

"Keinginan masyarakat itu, fogging dilakukan sebelum ada penderita DBD," imbuh warga asal Latsari ini.

Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul, membeberkan alasan dilakukan fogging setelah ada penderita diantaranya akan meninggalkan residu dari bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Selain itu fogging hanya membunuh nyamuk dewasa.

"Fogging yang disemprotkan akan meninggalkan residu berbahaya karena adanya bahan kimia," jelas Endah, menanggapi penilaian masyarakat.

Di tambahkan, nyamuk yang disemprot lebih dari sekali akan kebal terhadap fogging. Maka apabila ingin melakukan penyemprotan ulang, zat kimia yang terkandung dalam fogging harus lebih tinggi dosisnya.

"Ini akan semakin membahayakan manusia, maka dari itu fogging dilakukan sebagai upaya pencegahan paling akhir," pungkasnya.(Hida)

Dibaca : 654x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan