Pemboran Sumur BNG - BBE 01 Menggantung

Selasa, 11 Juni 2019, Dibaca : 367 x Editor : samian

Ahmad Sampurno
Dirut PT BPE, Crhistian Prasetya.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sanpurno

Blora - Rencana pemboran sumur BNG - BBE 01 oleh Kerja Sama Operasi Pertamina EP - PT Banyubang Blora Energi (KSO PEP-BBE), masih menggantung. KSO PEP-BBE adalah anak Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE).

Di kabarkan sebelumnya, pemboran sumur itu akan dilaksanakan pertengahan bulan Mei 2019, lalu mundur. Hingga direncanakan pada bulan Juni 2019 ini, usai perayaan lebaran 1440 H.

Baca Lainnya :

    Direktur Utama PT BPE, Christian Prasetya, pada Rabu (29/5/2019), menyampaikan, rencana pemboran pada bulan Juni. Namun saat kembali dikonfirmasi, pada Selasa (11/6/2019) dia justru mengaku tidak mengetahui rencana detailnya terkait pemboran sumur BNG - BBE 01.

    "Belum tahu. Yang tahu detail jadwalnya General Manager KSO PEP-BBE," ungkapnya.

    Baca Lainnya :

      Sebelumnya, dia juga pernah mengaku jika sempat dilakukan inspeksi persiapan pemboran sumur. Namun, ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Sehingga pelaksanaan harus mundur.

      Sementara General Manager KSO Pertamina-PT BBE, Buyung Irfan Sutan, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Hingga pukul 17.15 WIB belum ada tanggapan.

      Di beritakan sebelumnya, persiapan lapangan sudah mencapai 95%. Dan siap untuk melakukan pemboran.

      Pertengahan bulan Mei 2019, KSO Pertamina - PT BBE jadwalkan tajak sumur BNG - BBE 01 di Desa Prantakan, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

      PT BBE sempat mengalami kegagalan dalam pencarian sumber minyak (dry hole) tahun 2014 lalu. Sehingga belum jalan komitmennya. Akan tetapi, masuk komitmen ke dua ini,  selama setahun belakangan PT BBE melakukan persiapan melakukan pemboran.

      Sementara, Izin KSO Lapangan Banyubang berlangsung selama 15 tahun. Tiga tahun komitmen pasti rencana kerja PT BBE diawali tahun 2014.

      Lapangan Banyubang merupakan lapangan tua peninggalan Kolonial Belanda. Di tempat itu terdapat sekira 33 sumur peninggalan Belanda, dan lima sumur yang dibor oleh Pertamina.

      Pada pemboran sumur baru yang akan  dilakukan itu, ditargetkan bisa menghasilkan minyak 300 BOPD.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more