Pemboran Sumur Minyak Kawengan Terganjal Tata Ruang

Minggu, 16 Juni 2019, Dibaca : 992 x Editor : admin

SuaraBanyuurip.com
SUMUR TUA : Pertamina EP masih menunggu rekomendasi tata ruang dari Pemkab Bojonegoro untuk pemboran sumur Kawengan.


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Pemboran sumur minyak baru di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga kini belum bisa dilaksanakan karena masih menunggu rekomendasi tata ruang dari pemkab setempat.

"Masih menunggu itu," kata Kepla Bagian Humas SKK Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Doni Ariyanto, kepada Suabanyuurip.com, Minggu (16/6/2019).

Baca Lainnya :

    Dijelaskan, Pertamina EP Aset 4 Field Cepu telah menyiapkan pemboran sumur Kawengan untuk meningkatkan produksi minyak tahun 2019. Lokasinya berada di wilayah sumur tua tradisional.

    "Harapannya rekomendasinya segera diberikan, supaya kegiatan Pertamina EP bisa dilaksanakan," imbuhnya.

    Baca Lainnya :

      Kepala Dimas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Tata Ruang Bojonegoro, Welly Fitrama, belum memberikan tanggapannya mengenai hal ini. Suarabanyuurip.com sedang berupaya mendapat konfirmasi.

      Sebelumnya General Manager Pertamina EP Aset 4, Agus Amperiyanto, menyatakan, telah berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro untuk pemboran baru di Desa Kawengan. 

      "Target produksi Kawengan tahun ini sebesar 250 barel per hari," tukasnya saat ditemui di Bojonegoro beberapa waktu lalu.

      Untuk diketahui, Desa Kawengan identik dengan tambang minyak tradisional. Berdasarkan data monografi Desa Kawengan tahun 2015, lebih dari 50% warganya melakukan aktifitas tambang minyak secara tradisional.

      Lapangan minyak Kawengan terletak kurang lebih 22 Km di sebelah timur laut kota Cepu, membentang dari arah barat laut ke tenggara kurang lebih sepanjang 15 km, dengan lebar bagian barat 1 km, dan lebar bagian timur 1,5 km.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more