Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemdes Sedahkidul Sulap Lahan Desa Menjadi Sarana Olahraga

Editor: samian
Kamis, 06 Desember 2018
Ahmad Sampurno
KEMBANGKAN POTENSI DESA : Kades Mochammad Choirul Huda, saat memberikan penjelasan kepada Tim TPID dilokasi kolam renang.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan kunjungan dan capturing ke beberapa desa yang dipersiapkan memiliki Inovasi di Kecamatan Purwosari. Salah satunya adalah di Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari, Kamis (6/12/2018).

Di Desa Sedahkidul, inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sedahkidul bersama BUMDes berupa Pengembangan Sarana Olahraga yang terdiri atas lapangan voli, lapangan sepakbola, dan kolam renang.

Di tangan Kepala Desa (Kades) Sedahkidul, Mochammad Choirul Huda, Dana Desa (DD) dimanfaatkan pada kegiatan produktif. Dia menggandeng warga menyulap lahan desa untuk pengembangan sarana olahraga berupa lapangan voli, lapangan sepakbola dan kolam renang.

Prakarsa ini tergolong inovatif dalam memanfaatkan potensi yang ada di desa. Diantaranya memanfaatkan sumber mata air untuk sarana olahraga dengan membuat kolam renang yang biaya pembangunannya bersumber dari DD Sedahkidul tahun 2018.

Selanjutnya, untuk pengelolaan sarana olahraga telah mendapat sambutan hangat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi. Diresmikan oleh Penjabat Bupati Bojonegoro pada tanggal (31/8/2018), dikelola oleh BUMDes Sedahkidul, Potro Indo Dharma dan Karang Taruna desa setempat.

"Ya, meskipun saat peresmian tersebut Menpora belum dapat hadir, ia mengirimkan video ucapan selamat atas peresmian sarana olahraga tersebut. Sehingga menjadi spirit dan penyemangat bagi kami," ucap Kades Sedahkidul, Mocahammad Choirul Huda.

"Tak hanya itu, kesuksesan pembangunan inovasi di Desa Sedahkidul ini tak terlepas juga dari Program Inovasi Desa (PID) yang dicanangkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).  Khususnya Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Masyarakat Desa (PPMD)," tambah pria alumni Universitas Islam Negeri Surabaya ini.

Sebelumnya, TPID Kecamatan Purwosari juga melakukan capturing pada tanggal (2 - 3/12/2018) di Desa Gapluk dengan Inovasi Infrastruktur Pertanian. Berupa pembangunan Jembatan dan Mesin Pompa Air Irigasi. Lalu Desa Purwosari dengan Inovasi Pengembangan Usaha Konveksi yang telah dikembangkan oleh BUMDes.

"Dari beberapa potensi yang telah kami dokumentasikan ini, semoga memberikan motivasi kepada desa-desa lainnya untuk berinovasi," kata  Ketua TPID Kecamatan Purwosari, Didik Jatmiko.

Sehingga, kata dia, bisa memperkaya khasanah perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa dalam menggunakan DD. Supaya berjalan efektif memakmurkan kesejahteraan masyarakat.

"Salam Berdesa, membangun Indonesia dimulai dari Desa," pungkasnya.(Ams)

Dibaca : 805x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan