Jum'at, 19 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemerintah Tak Punya Skenario Percepat Proyek Banyuurip

Editor: nugroho
Minggu, 29 Desember 2013
d suko nugroho
Wamen ESDM, Susilo Siswo Utomo (baju biru) bersama Bupati Bojonegoro, Suyoto (baju batik) dilokasi Agrowisata Kebun Belimbing.

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro  –Pemerintah pusat mengaku tak memiliki skenario untuk mengejar target proyek Banyuurip, Blok Cepu yang saat ini mengalami kemoloran. Karena kemunduran proyek yang terjadi diakibatkan banyak hal, salah satunya adalah masalah kurangnya tenaga skill.

Sebagaimana diketahui, proyek yang seharusnya sudah mencapai 75 persen, saat ini baru sekira 60 persen. Kemunduran proyek itu terjadi diseluruh paket pekerjaan mulai dari paket engineering, procurement and constuctions (EPC) -1 sampai 5 Banyuurip.

“Tidak ada skenario. Karena sudah jelas proyek ini molor,” tegas Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Susilo Siswoutomo saat melakukan kunjungan ke Agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Minggu (29/12/2013).

Menurut Susilo, faktor utama yang menjadikan proyek Blok Cepu mundur dari jadwal adalah kebutuhan tanaga skill, khususnya untuk pekerjaan EPC -1 Banyuurip. Yang mana dalam proyek ini dibutuhkan sekira 4000 tenaga terampil untuk melakukan pembangunan pusat fasilitas pemrosesan minyak.

“Inilah yang sedang kita pikirkan untuk menyiapkan tenaga-tenaga terlatih agar kelak proyek-proyek migas seperti Gas Cepu dan proyek lainnya tidak sampai molor seperti Banyuurip,” kata mantan Pejabat BP Migas yang sekarang berganti nama SKK Migas.

Dia mengakui, dengan tidak sesuainya target proyek Banyuurip ini menjadikan jadwal produksi pertama (first oil) juga mengalami kemunduran. Yang mana produksi itu dijadwalkan pada Agustus 2014 mundur menjadi Oktober 2014.

 “Saya sudah meminta SKK Migas untuk mengeber proyek ini agar tidak sampai molor lagi,” tandas Susilo.(suko)

 

Dibaca : 1617x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Minggu, 29 Desember 2013 21:46
Aduh, gimana nih kok molor gak sesuai dgn omongan awal proyek dulu. Sekarang malah cari kambing hitam dengan skil tenaga kerja, bener2 org2 tdk berguna. semoga taon 2014 mereka diganti semua dari ESDM & bubarkan SKK Migas. Proses hukum mereka semua. Dan ternyata tim proyek dari Exxon jelek. Cuma pinter cari alasan
eyang_subur
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan