Selasa, 26 Maret 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pemkab Bojonegoro Ajukan Tambahan Kuota Pengguna Jargas

Editor: samian
Kamis, 14 Maret 2019
Ririn Wedia
Kepala Bagian SDA Bojonegoro, Dharmawan.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengajukan tambahan kuota untuk pengguna jaringan gas (Jargas) kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada awal tahun 2019.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro, Dharmawan, mengatakan, meski telah mengajukan tambahan namun pihaknya tidak menyebutkan jumlah tambahan tersebut. Jika pengajuan tersebut disetujui, barulah nanti akan menghitung jumlah warga yang layak mendapatkan termasuk sekitar ring 1 Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

"Sebelum ada nota kesepakatan, kami sudah mengajukan tambahan tapi belum ada jawaban," katanya kepada Suarabanyuurip.com, KKamis (14/3/2019).

Dari nota kesepahaman yang dilakukan dengan Kementerian ESDM, Bojonegoro mendapat jatah 4000 Saluran Rumah (SR). Jumlah ini, dinilai sangat sedikit mengingat Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah penghasil gas terbesar no 5 di Indonesia yakni dari Lapangan Unitisisasi Gas Jambaran Tiung Biru yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC).

"Ironi ya, kalau daerah penghasil hanya dapat 4000 sambungan rumah saja," tandasnya.

Pihaknya mengaku, belum mengetahui tekhnis pelaksanaan jargas ini karena Bupati Anna Mu'awanah dan Assisten II Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setyo Yuliono, belum kembali dari Jakarta pasca penandatanganan nota kesepakatan tersebut.

"Kita belum tahu tekhnisnya seperti apa, belum ada perintah dari Bupati Anna Mu'awanah, karena beliau masih di Jakarta," tandasnya.

Untuk diketahui, kepastian Bojonegoro memperoleh program jargas dari pemerintah pusat sebanyak 4.000 sambungan rumah (SR), itu setelah ditandatanganinya nota kesepahaman Direktorat Jendral Migas Kementerian ESDM dengan 18 kota/kabupaten tentang penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jargas untuk rumah tangga di Jakarta, Rabu (13/3/2019) kemarin.

Dari 18 kota/kabupaten itu salah satunya adalah Bojonegoro, Jawa Timur. Bupati Anna Mu'awannah hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman tersebut.

Tahun ini, Kementerian ESDM akan melaksanakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 78.216 SR  di 18 lokasi.

Jumlah tersebut diantaranya, Kabupaten Bojonegoro (4000 SR), Kabupaten Aceh Utara 5.000 SR, Kota Dumai 4.300 SR, Kota Jambi 2.000 SR, Kota Palembang 6.000 SR, Kota Depok 6.230 SR, Kota Bekasi 6.720 SR, Kabupaten Karawang 2.681 SR, Kabupaten Purwakarta 3.765 SR, Kabupaten Cirebon, 6.520 SR, Kabupaten Lamongan 4.000 SR.

Selain itu, Kota Mojokerto 4.000 SR, Kabupaten Mojokerto 4.000 SR, Kabupaten Pasuruan 4.000 SR, Kabupaten Probolinggo 4.000 SR, Kabupaten Banggai 4.000 SR, Kabupaten Wajo 2.000 SR, dan Kutai Kartanegara 5.000 SR,  dibantu PT. Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.(rien)

Dibaca : 292x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>