Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemkab Kesulitan Tutup Tambang Liar

Editor: nugroho
Rabu, 02 Juli 2014

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, mengaku kesulitan melakukan penutupan penambangan liar seperti permintaan dari sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tuban.

“Kita kesulitan, karena penutupan tersebut membutuhkan waktu yang sangat panjang,” kata Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Hussein, usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Tuban, Rabu (2/7/2014).

Noor Nahar mengatakan, masih banyak tahap yang harus dilakukan sebelum penutupan dilakukan. Diantaranya perlu sosialisasi dan pendampingan yang serius kepada penambang para penambang.

“Tidak bisa serta merta ditutup begitu saja, perlu sosialisasi yang serius dan juga pendampingan kepada masyarakat penambang batu kapur,” ujar Noor Nahar, memberikan alasan.

Informasi dari Pemkab Tuban, kalau keberadaan galian C, dan juga pertambangan tanpa melengkapi ijin justru di dominasi oleh rakyat kecil. Wabup mencontohkan, yaitu para penambang batu kumbung yang hampir merata di wilayah Kabupaten Tuban.

“Kita kan harus pikirkan itu, karena penambangan tanpa ijin saat ini banyak didominasi masyarakat kecil,” tegas Noor Nahar.

“Makanya untuk saat ini kita akan memikirkan langkah-langkah strategis bagaimana mengatasi permalasahan ini,” lanjut dia.

Sebelumnya, sejumlah Fraksi di DPRD Tuban meminta Pemkab Tuban untuk menutup pertambangan liar yang marak dilakukan di sejumlah wilayah di Tuban. Penutupan diusulkan mengingat kerusakan alam yang ditimbulkan apabila pertambangan terus menerus dilakukan.(edp)

 

 

Dibaca : 1309x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>