Rabu, 24 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemuda Gayam Hentikan Proyek Pipa Blok Cepu

Editor: nugroho
Kamis, 14 Maret 2013
12
winarto
PROTES: Pemuda Gayam menghentikan proyek pipanisasi Blok Cepu yang dilaksanakan IKPT
Suarabanyuurip.com
pemuda gayam demo IKPT

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko- Winarto

Bojonegoro - Sekira sepuluh pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Putra Mandiri Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendatangi lokasi proyek engineering, procurement and construction (EPC) - 2 Banyuurip yang berada di lapangan bola desa setempat, Kamis (14/3/2013). Mereka menghentikan proyek pipanisasi yang dikerjakan PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT), kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu.

Dalam unjukrasa itu, para pemuda menyandera alat berat milik IKPT yang digunakan untuk menanam pipa. Selain itu mereka juga meminta kepada para pekerja untuk menghentikan pekerjaannya. Para pemuda juga memindahkan tenda milik IKTP yang berada di dalam lapangan sepak bola ke pinggir jalan.

Ketua Karang Taruna Putra Mandiri Desa Gayam, Narito, mengungkapkan, penghentian pekerjaan pipanisasi itu dikarenakan MCL maupun IKPT telah mengingkari janji enam item sosio ekonomi yang sudah disepakati bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam. Dimana dalam kesepakatan sebelumnya, pekerjaan pipanisasi di lokasi lapangan sepak bola Gayam tidak akan dilakukan sebelum tanah pengganti maupun pembangunan lapangan selesai dikerjakan. 

"Tapi kesepakatan itu telah dilanggar. Tanah pengganti maupun pembangunan lapangan belum diperoleh tapi proyek pipa sudah dimulai," tegas Narito kepada suarabanyuurip.com.

Selain itu, menurut Narito, PT. IKPT tidak ada itikad baik dengan Pemerintah Desa G(Pemdes) ayam. Buktinya, permintaan sumbangan untuk pembangunan Balai Desa Gayam juga tidak direalisasikan.

"Dalam pertemuan beberapa waktu lalu antara Pemdes dengan IKPT, mereka berjanji tidak akan mengerjakan proyek di lapangan sepak bola sampai tanah pengganti diperoleh," tegas Narito.

Bahkan, Narito menegaskan, para pemuda akan membongkar pipanisasi yang sudah terlanjur ditanam di lokasi lapangan Sepak Bola. "Kami juga akan meminta ganti rugi kepada IKPT karena sudah merusak lapangan kami," tandas pemuda bertubuh sedang ini.

Dari pantauan, para pemuda terus berdatangkan dan berkumpul dilapangan Sepak Bola Desa Gayam. Mereka mengancam akan terus melakukan aksi sampai tuntutannya dipenuhi.(sam/win)

 

Dibaca : 1476x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan