Jum'at, 29 Juli 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Kang Yoto Ingin Pelaksanaan OGP Menyeluruh Muspika Mediasi Polemik Kompensasi Mudi EMCL Sosialiasikan Penutupan Sumur ATW Indonesia Akan Jadi Importir Gas di 2021 KIM Sendang Potro Sabet Juara Pertama Drilling Tapen-02 Masuk Run II Logging Terima Keputusan Managemen Buruh Bakar Ban dan Blokir Jalan JOB P-PEJ Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dinkes Berikan Vaksinasi Meningitis dan Influenza Pemdes Bubarkan Paksa Massa Gerah Kobar Buruh GCI Ancam Mogok Total Tuntutan Kompensasi Gerah Kobar Berakhir Deadlock BPBD Tinjau Semburan Lumpur Panas di Krondonan Massa Tagih Hasil Kajian Flare Ratusan Massa Mulai Berkumpul di Balai Desa Keuntungan Bagi Negara, Daya Tarik Bagi Investor Pasang Terop di Depan Pintu Sumur Mudi Harga Minyak Rendah Pertamina - Exxon Tetap Untung Sebut Kompensasi Mudi Jadi Pantauan BPK Besok, Warga Rahayu Kembali Demo JOBP-PEJ Belum Pastikan Groundbreaking J-TB Dilakukan Jokowi Atlet Futsal Timnas Ikuti IKA SMADA Cup 2 Setahun Penuh TPP Tak Dibayarkan Ninik: Jabatan Direktur Memang Harus Tenaga Medis Lakukan Deteksi Dini Narkoba pada Siswa Puncak Produksi Blok Cepu Bertahan 3 Tahun ITS Sebut Tak Ada Dampak Lingkungan di Mudi PDSI Ciptakan Sembilan Cyber Rig Tender EPC GPF JTB Masuki Tahap Komersil Kandungan Gas H2S Minyak Banyuurip Tinggi Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro Bojonegoro Raih Adipura Kirana dan Sekolah Adiwiyata Mandiri Pertamina Setuju Produksi Blok Cepu Dinaikan 200 ribu Bph Produksi Sumur Tapen Ditarget Lebih dari 600 bph Direktur Hulu Pertamina Kunjungi Sumur Tapen JOB P-PEJ Diminta Tetap Memberikan Kompensasi Main Pokemon Go PNS Bisa Diberhentikan Lamongan Raih Penghargaan Adipura Kirana Pengangkutan Material J-TB Biangkerok Kerusakan Jalan Gayam Minta Kejelasan Berakhirnya Kontrak Blok Tuban Perhutani Siap Kerjasama dengan Pemkab Pertamina EP Dukung Ide Pemkab JOB P-PEJ Sampaikan Hasil Riset Flare ke Pemda Gerah Kobar Rencanakan Aksi Susulan Permintaan Diskusi di Pad B Ditolak Massa Tuding Riset ITS Hanya Hamburkan Anggaran Desak Perwakilan JOB P-PEJ Temui Warga Ribuan Massa Kepung Sumur Mudi Ribuan Massa Bersiap Menuju Sumur Mudi Paskibraka Kecamatan Gayam Mulai Latihan Mobil Proyek JTB Perparah Kerusakan Jalan Gayam Basra Target Uji Coba Sistem Satu Arah SMP Tuban Sabet Juara 1 O2SN Jatim Sepakat Tolak Pembelian Premium dengan Jerigen Pemkab Tak Tahu Pemanfaatan Sewa TKD Gayam Kantor Utama Kontraktor EPC-1 Selesai Dibongkar Dandim 0813 Pimpin Apel Bersama di Mapolres Bojonegoro Darurat Kekerasan Terhadap Anak Korban Ternyata Berstatus Mahasiswa Bupati Ajak Dampingi Anak dengan Kasih Sayang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Bekas Sajam PT Tripatra Bagikan Tangki Air ke Masjid Blok Cepu Masyarakat Diminta Beli LPG di Pangkalan Polres Usut Kasus Perampasan Kendaraan Pencuri Coba Bobol ATM BRI Gayam Pembatalan Perda Berdampak Menurunnya PAD Targetkan DBH Minyak Bumi 2016 Rp 24,8 Miliar Tunggu Informasi Pemprov Soal Operasional BMKG Camat Margomulyo Jabat Kabag Humas Pemborong Dikeroyok Enam Debt Collector Sekolah Dilarang Gunakan Kekerasan Fisik di PLSBSB Pemda Tambah Anggaran Pembebasan JLS Rp18,5 Miliar Pertamina EP Realisasikan Perbaikan Jalan Tapen Realisasi DBH Pajak Tuban Capai 54,70 Persen PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar Kompensasi TKD Gayam Belum Dibayar KPH Dukung Objek Wisata di Wilayah Hutan Tunda Balik Demi Pilkades PT BBS Harus Penuhi Kualitas SDM PT SI Bersama Swedia Sepakati Jual Beli CER Rencanakan Pembiayaan Daerah Rp 297 Miliar Perbaikan Jalan Tapen 02 Dianggarkan Rp2,3 Miliar Klaim TKD Kilang Tuban Hanya Soal Sertifikat Kesulitan Penuhi Pesanan Konsumen Lokalisasi Cangkring Kembali Beroperasi Polisi Gagal Mendapatkan Pelaku Penambang Wisata Blora Sulit Dikembangkan Bantu 37 Lembaga Sosial Anak Disinyalir Ada Pemalsuan Dokumen Nasib Buaya Kali Kening Belum Jelas Dewan Menginisiasi Raperda Pembangunan Perumahan Jalan Nasional Ditanami Bunga Bougenville Harga Gas J-TB dengan PT PKC Belum Sepakat Dukung Regulasi Alokasi Minyak ke Kilang Mini Warung Mamin Bermunculan di J-TB Giliran Wartawan Bojonegoro Diajak Bukber JOBP-PEJ GP Ansor Kunjungi Founding Fathers NU Pengelolaan Wisata Wonocolo Belum Jelas Wisata Ledok Dikelola LMDH Perbaikan Jalan Hutan Belum Ada Perjanjian Pemda Harus Kreatif Tingkatkan PAD Anggap Pembatalan Perda Wajar KIP Desa Sekitar Migas Minim Pemda Kesulitan Mendata Penambang Ilegal Pemboran Sumur Tapen 02 Mencapai 886 Meter Penurunan Produksi, Sebabkan Lifting Minyak Menurun Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air

Penambang Sumur Tua Tunggu Payung Hukum

Editor: nugroho
Rabu, 19 Juni 2013
ali mustofa
SUMUR TUA : Penambang sumur tua di Desa Ledok menunggu kepastian payung hukum yang dapat melindungi aktifitas mereka.

SuaraBanyuurip.com - Ali Mustofa

Blora - Kelompok penambang tradisional sumur tua di wilayah Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah hingga saat ini masih menunggu adanya kepastian payung hukum yang menaungi aktivitas mereka dalam mengelola sumur tua. Pasalnya hingga saat ini, paska berakhirnya ijin pengelolaan oleh Koperasi Kokaptraya, sebagai koperasi pegawai Pertamina sejak akhir tahun 2011 lalu, masih dipegang secara swakelola oleh LPPM UPN Yogyakarta.

Kepala Desa Ledok, Sutrisno, mengatakan, bahwa yang diharapkan ratusan penambangadalah payung hukum sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : 01 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada sumur Tua.

“Disitu jelas dinyatakan yang berhak adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Koperasi Unit Desa (KUD),” katanya kepada suarabanyuurip.com, Rabu,(19/6/2013).

Menurut dia, pada intinya para penambang tidak mempersalahkan apakah ijin itu diberikan kepada PT. Blora Patra Energi (BPE) Blora (BUMD) atau kepada KUD Sambong. Namun yang terpenting ada payung hukum yang jelas sebagaimana bunyi permen tersebut.

“Dengan begitu mereka dapat bekerja dengan tenang,” harap Sutrisno.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT. BPE Blora, Christian Prasetya, mengungkapkan, telah melayangkan surat pengajuan ijin pengelolaan sumur tua sejak Maret 2012 lalu. Pengajuan itu untuk semua sumur yang dulunya pernah dikelola oleh Koperasi Kokaptraya, baik itu yang ada di lokasi Ledok, Sambong maupun yang di Kawasan Semanggi, Jiken.

“Semua berkas pengajuan tersebut sudah terpenuhi, hingga kini masih di SKK Migas,” sambung Christian.

Dirinya mengaku optimis ijin tersebut akan diberikan kepada BUMD Milik Pemkab Blora sebagaimana yang diamanatkan dalam Permen ESDM.  Karena itu diharapkan dalam waktu dekat ini akan ada kepastian.

Christian menerangkan, setelah ijin turun, sistim pengelolaan tetap akan melibatkan para kelompok penambang lokal. Sedengkan mengenai sistim pembayaran masih sama seperti pola yang dipakai pemegang ijin sebelumnya.

”Karena keterlibatan masyarakat lokal untuk bisa ikut mengelola merupakan dasar pengajuan ijin kami,” tegas dia.

Christian juga berjanji kedepannya program corporat social responsibility (CSR)  atau tanggungjawab social perusahaan akan lebih diutamakan demi pemenuhan kebutuhan warga sekitar dengan melibatkan peran serta tokoh masyarakat dan pemerintahan setempat. (ali)

Dibaca : 2156x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan