Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pencuri Rokok Bacok Pemilik Toko

Editor: nugroho
Kamis, 18 Oktober 2018
Ahmad Sampurno
DIRAWAT : Rusman saat mendapat perawatan intensif di RSUD Padangan akibat dibacok pencuri.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Rusman, Warga RT001 RW005 Dusun Petak, Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (18/10/2018) dini hari sekira pukul 01.30 WIB.

Tubuh pria berusai 43 tahun itu bersimbah darah akibat dibacok pencuri rokok yang menyatroni tokonya. Terdapat luka sabetan benda tajam di beberapa bagian tubuhnya yakni perut, lengan kanan, dan wajahnya.

Menurut keterangan saksi, Dasiran, tindakan sadis tersebut berawal saat korban terbangun dari tidurnya, dan memergoki pelaku sedang mengambil barang-barang di rumahnya yang jadi satu dengan toko.

Melihat pemilik toko, pelaku yang belum diketahui identitasnya berusaha kabur, dan kemudian dikejar korban. 

Sempat terjadi perlawanan. Pelaku menyabetkan dan menusukan senjata tajam hingga mengenai sejumlah bagian tubuh korban.

"Korban berteriak dan minta tolong warga," kata Dasiran. 

Warga yang mendengar teriakan itu langsung berhamburan menolong korban. Sebagian melaporkannya ke Polsek Kedungtuban. 

Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto, menjelaskan, dari hasil penyelidikan pelaku masuk rumah dengan cara mencongkel dinding yang terbuat dari papan kayu dan keluar lewat pintu kandang sapi.

"Korban dianiaya dan menderita 6 luka tusukan. Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas dan di rujuk ke RSU Padangan," ujar Suharto.

Akibat pencurian ini sejumlag barang korban yang hilang diantaranya tiga pres rokok gandum, satu pres rokok Djarum Super,  satu pres rokok Sukun, enam bungkus rokok MLD. 

"Gelang rantai stainlees yang diduga milik pelaku tertinggal dan kami amankan," tegasnya.

Sementara motif peristiwa ini adalah murni pencurian. Pelaku diperkirakan satu orang.

"Kami masih menyisir pelaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (ams)

Dibaca : 4262x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan