Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pendapatan Sektor Tambang Belum Penuhi Target

Editor: samian
Jum'at, 03 November 2017

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora Jawa Tengah, dari sektor pertambangan tipe C (Galian C) masih sangat kecil jika dibanding dengan keberadaan usaha tambang galian C di wilayah Kabupaten Blora. Terbukti, dari target yang dipatok pemerintah sebesar Rp150 juta, hingga September kemarin belum mampu terpenuhi.

"Hingga September 2017, pajak golongan C baru Rp 76,337 juta, dari target Rp10 juta," kata Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Blora, Komang Gede Irawadi, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (2/11/2017) kemarin.

Menurutnya, hal itu disebabkan adanya perusahaan tambang galian C yang berhenti produksi sejak bulan Agustus lalu. "Padahal itu adalah penyumbang terbesar selama ini," kata dia.

Sementara, Kepala Balai Pengkajian Pengawasan dan Pengendalian (BP3) Kendeng Selatan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menambahkan, terdapat tambang galian C dengan luas total 26,3 hektar (ha) yang beroperasi produksi. Namun 50 persen lebih tidak berizin (illegal).

"Seluas 13,1 hektar memilik izin, sementara 13,2 hektar tidak memiliki izin. Baik batu gamping maupun pasir urug," katanya.

Dari data yang diperoleh, tambang galian C di Blora tersebar di 22 titik. Sebanyak 7 titik mengantongi izin, sedangkan 15 titik lainya tanpa izin.

Lebih lanjut, dia mengaku, bahwa terkait pendapatan dari sektor galian C tersebut dirinya tidak banyak tahu. Hanya saja, saat laporan setoran pajak daerah ESDM hanya sebatas mendapat pemberitahuan.

"Untuk masalah pendapatan yang berhak menarik pajaknya adalah daerah," tambah Agus. (ams)  

Dibaca : 94x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan