Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penderita HIV/AIDS di Tuban Capai 800 Orang

Editor: samian
Sabtu, 01 Desember 2018
Ali Imron
Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul, menyebut penderita HIV/Aids diwilayahnya terus meningkat.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Jumlah penderita penyakit mematikan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terus meningkat. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat di awal tahun 2018 mencapai 800 orang penderita HIV/AIDS yang harus berobat seumur hidupnya.

"Penderita positif HIV/AIDS akan membutuhkan pengobatan seumur hidupnya," ujar Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul, kepada suarabanyuurip.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/12/2018).

Endah menjelaskan, kalau jumlahnya penderita HIV/AIDS semakin meningkat kami menganalisanya berarti petugas berhasil menemukan lebih banyak sehingga lebih mudah dilakukan penatalaksanaannya.

Dikarenakan sebenarnya masih lebih banyak lagi penderita HIV/AIDS yang belum ditemukan. Rata-rata mereka masih seperti orang sehat tetapi sebenarnya sudah terinfeksi.

Apalagi hampir tidak terlihat gejalanya, dan kalau pun sudah diketahui biasanya mereka mengurung diri atau keluarga sengaja mengucilkannya. Inilah yang kami butuhkan, menghilangkan stigma negatif di masyarakat sehingga semua bisa memberikan dukungan kepada mereka.

Masyarakat juga harus mulai menyemangati penderita HIV/AIDS untuk menjalani pengobatan. Sekaligus memperlakukan penderita HIV/AIDS sebagai orang normal pada aktivitas sehari hari. Asalkan kita pahami benar antisipasi penularannya, semua pihak akan terhindar penyakit ini.

"Adapun yang menderita HIV/AIDS bervariasi dari anak-anak hingga dewasa," beber perempuan humanis itu.

Data Dinkes Tuban, sejak tahun 2000 ada 454 warga yang terjangkit HIV/AIDS. Dari jumlah itu 56 orang diantaranya meninggal dunia.

‎Penderita HIV/AIDS tidak ada kata berkurang, penderitanya akan selalu bertambah dari waktu ke-waktu. Pada dasarnya saat menemukan 1 orang penderita, minimal  kita akan cari 10 orang lagi yang bersangkutan dengan penderita itu.

Kabupaten Tuban yang merupakan kota transit dan semakin majunya industri dari tahun 2000 hingga akhir Juni 2017 tercatat sebanyak 454 orang penderita HIV/AIDS. Rinciannya 51% laki-laki dan 49% perempuan.

Catatan tersebut yang berprofesi sebagai PSK menempati posisi paling rendah terjangkit HIV/AIDS. Sedangkan yang paling tinggi pedagang atau pengusaha yang sering ke luar kota.

Masyarakat diharapkan berhati-hati menjaga kesehatan. Hindari hubungan sex bebas agar tidak tertular penyakit mematikan. Sampai sekarang HIV/AIDS itu belum ada obatnya, jalan terbaik untuk menghindarinya jangan main perempuan atau ganti pasangan. (Aim)

Dibaca : 2891x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan