Rabu, 18 Juli 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penggemar Nella Kharisma Dongkrak PAD Wisata Tuban

Editor: samian
Rabu, 20 Juni 2018
12
Ali Imron
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono.
SuaraBanyuurip.com
Ribuan penonton terbius lagu dangdut yang dibawakan Nella Kharisma.
TERKAIT:

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Lebih dari 7.000 penggemar pendangdut Nella Kharisma hari Rabu (20/6) siang telah mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) wisata Pantai Boom di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Cukup membayar tiket masuk wisata Rp1.500 dan tiket konser Rp30.000/orang, mereka dapat melihat dan mendengarkan suara emas pelantun lagu "Konco Mesra" selama 30 menit.

"Saya senang bisa lihat langsung Mbak Nella," ujar salah satu penonton asal Kecamatan Tuban, Rizki Aditya (22), saat ditemui suarabanyuurip.com, disela-sela konser berlangsung.

Bersama kawan sepermainnanya, Rizki rela mengantre tiket sejak pukul 09:30 WIB. Bagi yang nekat dan enggan membayar tiket, tak sedikit yang loncat pagar dan berenang di laut untuk mengelabui petugas tiket.

Pantauan di lokasi, konser Dangdut Lagista tepat dimulai pukul 10:00 WIB, yang diramaikan artis lokal Jawa Timur.  Sedangkan pendangdut yang memiliki nama asli Nella Tri Charisma baru datang di lokasi sekitar pukul 13:00 WIB.

Setibanya di lokasi, Nella tak kunjung turun dari mobilnya karena harus persiapan. Tepat pukul 14:30 WIB, Nella menyapa penggemarnya dengan mengenakan busana setelan hitam bertopi.

Selama 30 menit, pendangdut kelahiran Kediri pada 4 November 1994 ini lancar membawakan tiga buah lagu. Ribuan penggemarpun terbawa suasana joget, dan tak ricuh.

Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Ngadi, berterimakasih kepada semua penggemar musik dangdut karena sudah tertib dan santun selama konser berlangsung. Dengan tidak adanya ricuh, pihak kepolisian kedepan akan mempermudah izin konser dangdut di objek wisata Bumi Wali (sebutan lain Tuban) 

Pria berperawakan kerempeng ini, menegaskan sudah lima tahun tak ada konser dangdut di Pantai Boom. Dikarenakan pernah terjadi kericuhan, dan ada penonton sampai terjun ke laut.

"Jika tidak ricuh tentu polisi akan membuka izin konser dangdut lainnya," janjinya dihadapan pecinta musik dangdut dari Tuban, Lamongan, Bojonegoro dan sekitarnya.

Untuk mengantisipasi kericuhan, Ngadi mengerahkan sedikitnya 160 personil gabungan. Selain itu, juga meminta para penonton tidak mengibarkan bendera organisasi, maupun komunitasnya. Sekalipun sudah diperingatkan, tapi ada beberapa penggemar yang nekat memasangnya di atas pohon.

Melihat hal itu, Ngadi beberapa kali naik panggung dan menghentikan konser sejenak. Setelah bendera diturunkan, konser baru dilanjutkan.

Melihat konser dangdut tanpa kericuhan, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. Sesuai slogan Polres di bawah kendalinya, yaitu "Santun Melayani dan Kuat Mengabdi".

"Kita bangga terhadap pecinta musik dangdut yang cinta damai," pungkas Kapolres kelahiran Bojonegoro ini. (Aim)

Dibaca : 364x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan