Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penghijauan Industri di Tuban Masih Sekadar Seremoni

Editor: nugroho
Senin, 26 November 2018
Ali Imron
MINTA DIEVALUASI : Pertamina EP Aset 4 Field Sukowati bersama stakeholder menanam mangrov di pesisir Pantai Tuban.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Penghijauan yang dilakukan pelaku industri di Tuban, Jawa Timur, dinilai masih sebatas seremoni. Belum ada evaluasi berapa jumlah pohon yang hidup dan mati setelah ditanam setiap tahunnya.

"Kami butuh data berapa jumlah pohon yang hidup," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tuban, Bambang Irawan, kepada suarabanyuurip.com, di sela-sela tanam pohon Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field di Mangrove Center Tuban turut Desa/Kecamatan Jenu, Senin (26/11/2018).

Bambang secara terang-terangan menyebut, belum ada satu pun industri yang melaporkan capaian penghijauannya.

"Rata-rata gebyar di awal program, dan tak terdengar keberlanjutannya," tegasnya.

Padahal ketika data tersebut disetor ke DLH yang berkantor di Jalan Veteran Tuban, pihaknya bisa mengevaluasi dan mendata berapa Kilometer (Km) pesisir pantai yang sudah hijau. 

Data yang dia miliki, Kabupaten Tuban sendiri memiliki panjang garis pantai sejauh 65 Km. Terhitung dari Kecamatan Palang, Tuban, Jenu, Tambakboyo, dan Bancar. Apabila jumlah pohon yang ditanam industri hidup 10% saja, kata Bambang, tentu hanya butuh beberapa tahun untuk menghijauan Tuban. 

"Sayangnya habis tanam industri lepas tangan tanpa ada pengawasan maupun tambal sulam yang mati," beber pengurus Mangrove Center Tuban. 

Bambang berharap kritikan ini dapat disikapi serius oleh pelaku industri yang beroperasi di Tuban.

"Marilah bersama-sama menghijaukan pesisir pantai Tuban, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Lamongan dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah," ajaknya.

Mantan Sekdis LH Tuban ini, menyebut banyak isu yang bisa ditangkap oleh industri. Selain penghijauan, sampah juga menjadi isu yang diperhatikan Pemkab. 

"Misalnya kalau industri bisa memfasilitasi pengelolaan sampah di desa sekitar, tentu akan terasa manfaat program CSR bagi lingkungannya," bebernya. 

DLH sendiri belum memegang data valid berapa panjang pantai Tuban yang hijau. Informasi dari pengelola Mangrove Center Tuban (MCT), dari 65 Km baru 19,8 Km yang berhasil dihijaukan.

"Kita harapkan melalui evaluasi dan setor data dari industri, panjang pantai yang hijau bisa bertambah," pungkasnya. 

Masukan DLH mendapat dukungan pengelola MCT di Desa/Kecamatan Jenu, Ali Mansyur. Menurutnya, harus ada evaluasi dari penanaman yang dilakukan.

"Kalau kita tidak saling mengingatkan hasilnya tentu kurang maksimal," ucapnya.

Senada juga disampaikan, perwakilan manajemen Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati, Jason Purba. Dirinya juga mendukung adanya evaluasi dalam setiap program yang dilaksanakan untuk mengukur tingkat keberhasilan.

"Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat sekitar juga diharapkan untuk mendukung program ini. Karena tanpa uluran tangan semua stakeholder, program apapun pasti jauh dari harapan," katanya di sela-sela penanaman mangrov.(aim)

Dibaca : 606x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan