Rabu, 12 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pengusaha dari Sumur Tua Ingin Mencalonkan Bupati

Editor: nugroho
Selasa, 11 April 2017
ririn wedia
BAGI KALENDER : Sri Hartini menunjukan kalender bergambar Heru Suroso yang ingin mencalonkan diri menjadi Bupati Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Meskipun Pemilihan Umum Kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro, Jawa Timur, akan dilaksanakan 2018 mendatang, namun sejumlah orang sudah terang-terangan menyatakan keinginannya untuk maju dalam pesta demokrasi tersebut.

Bahkan dari mereka telah tebar pesona dengan memasang banner di pinggir-pinggir jalan hingga dor to dor mengunjungi rumah warga sambil membagikan stiker dan kalender berlatar belakang profil pribadinya. 

Seperti yang dilakukan Heru Suroso, warga sekitar lapangan sumur minyak tua Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan. Pria yang diketahui sebagai pengusaha yang bergerak di bidang properti, dan kontraktor di Paupa ini mulai melakukan gerilya agar masyarakat Bojonegoro lebih mengenalnya lebih dekat. 

"Ini masih sosialisasi, perkenalan kepada warga kalau Bapak Heru akan mencalonkan diri menjadi bupati," kata Muhyin, tim sukses Heru yang membagikan stiker dan kalender di rumah warga Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, Selasa (11/4/2017).

Dalam satu hari, target sosialisasi yang dilakukan sosok Heru ini satu Kecamatan. Dibagi oleh beberapa orang.

Selain membagikan stiker dan kalender, tim sukes Heru juga menyerap aspirasi warga. Dari aspirasi yang diserap, sebagian besar warga bertanya tentang jumlah uang yang akan diberikan Heru saat pemilihan nanti.

"Banyak yang tanya nanti ada amplopannya atau tidak. Sambil tertawa ya kita jawab belum tahu, tapi itu kan tidak boleh dilakukan," tukasnya. 

Sri Hartini, warga Gang Sidorukun, Desa Sumbang, mengatakan, baru kali ini ada sesorang yang terang-terangan memperkenalkan diri akan maju menjadi bupati pada pilkada Bojonegoro 2018 mendatang.

Dirinya berharap kepada orang-orang yang akan maju mencalonkan bupti agar tidak hanya memberi janji-janji emata, tapi benar-benar mensejahterakan masyarakatnya.

"Seperti membuka peluang usaha, memberi bantuan modal, meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastukur jalan," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU Bojonegoro Bidang Hukum dan Pengawasan, Mustofirin menyampaikan, apa yang dilakukan mereka tidak ada hubungannya dengan KPU. Karena sampai hari ini KPU belum menetapkan calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.

"Tidak menjadi masalah.Karena belum ada aturan apapun yang mengikat," tegasnya.(rien)

Dibaca : 1123x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Selasa, 11 April 2017 22:09
Wooooalah... heru suroso kie sopo, rupane wae durung ngerti.... tiwas mbuwak2 duwik.... aku gak kenal blaz karo wong iki.
Warkun
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>