Rabu, 24 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penyebab Bayi Menangis dan Cara Menenangkannya

Editor: nugroho
Kamis, 24 Mei 2018
Go-Dok
Bayi Menangis

SuaraBanyuurip.com

 

Pernahkah Anda berada dalam kondisi dimana bayi Anda menangis tanpa sebab? Tentu saja, Anda sebagai orang tua akan panik dan frustasi takut terjadi sesuatu pada bayi Anda.

Sebenarnya, menangis pada bayi merupakan hal yang wajar. Pasalnya, tangisan jadi satu-satunya cara yang dapat dilakukan bayi untuk mengekspresikan kebutuh dan keadaan yang dialami.

Namun, jika bayi menangis tanpa sebab terdapat beberapa kemungkinan yang menyebabkan bayi Anda menangis yang harus segera Anda ketahui.

Apa penyebab bayi menangis tanpa sebab?

1. Mimpi buruk

Setelah memasuki usia 4 bulan, bayi sudah mulai bermimpi. Namun, jangan salah! Ternyata, bukan mimpilah yang kemudian membuat si bayi menangis, tapi justru perasaan takut yang ia rasa saat terbangun dan menyadari bahwa tidak ada orang di sekitarnya. Jika sampai mengalami hal ini, bayi akan menangis histeris, menolak untuk disusui, bahkan meronta ketika digendong.

2. Posisi tidur

Posisi tidur bayi yang salah akan membuat ia merasakan sensasi pegal pada salah satu bagian tubuhnya. Jadi, pastikan si kecil selalu ada dalam pengawasan Anda. Ketika bayi menangis saat tertidur pulas, segera perbaiki posisi tidurnya, ya.

3. Terserang kolik

Waspadai jika si kecil menangis lebih dari tiga jam sebanyak 3 kali dalam seminggu!  Mengapa? Karena kemungkinan bayi terkena kolik. Meskipun penyebabnya susah untuk dipastikan, tapi kolik pada umumnya dipicu oleh bayi yang terlalu banyak menelan udara ketika minum susu. Masuknya udara berlebih ini lantas membuat lambung si kecil meregang sehingga ia akan merasakan nyeri di bagian perut.

3. Sakit

Jangan anggap sepele jika bayi terus menangis tanpa henti! Mengapa? Karena bisa jadi, tangisannya merupakan cara si bayi memberi tahu Anda bahwa ia sedang sakit. Bayi yang terserang flu, misalnya, akan merasa tidak enak di seluruh tubuhnya sehingga ia akan bertingkah lebih rewel dari biasanya.

Lalu, bagaimana cara menenangkannya?

Menggendong dan mengayun

Bunda,  jika si kecil mulai menangis, segera gendong dan ayun dia, ya! Selain dapat membuat bayi merasa tenang dan nyaman, gendongan serta ayunan Anda juga bisa merekatkan hubungan emosional antara orangtua dan anak. Selain itu, Anda bisa menggunakan ayunan bayi untuk menangkan tangisannya.

 

 Mengalihkan perhatian

Jika si kecil masih menangis walaupun Anda telah mencoba dua langkah di atas, maka mulailah alihkan perhatiannya dengan membuat suara lucu, mengajaknya berbicara, memberikan mainan favoritnya, atau membuat ekspresi wajah yang konyol di depannya. Dijamin, si kecil akan segera lupa dengan tangisannya.

 

Suara dan sentuhan lembut

Jika si kecil mulai rewel, Anda bisa menenangkannya dengan mengeluarkan suara “shhh”. Walaupun terlihat simpel, namun suara “shhh”,-atau yang dikenal juga sebagai white noise- akan membuat bayi tenang sebab suara tersebut mengingatkan ia akan keadaan di dalam kandungan. Jangan lupa untuk menambahkan tepukan atau sentuhan lembut pada punggung anak ya, Bunda!

Semoga membantu dan bermanfaat!

 

 

Dibaca : 752x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan