Minggu, 18 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemuda Lamongan Serang Pengasuh Ponpes An Nidhomiyah Tuban

Penyerang Kiai Tuban Tewas Ditembak Kepalanya

Editor: samian
Kamis, 13 September 2018
Ali Imron
USAI OLAH TKP : Petugas Polres Tuban melihat yang bersangkutan di kamar jenazah RSUD Koesma Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- AFN (30), warga Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan yang mengamuk dan menyerang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nidhomiyah, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dengan membawa golok akhirnya tewas ditembak polisi di bagian kepalanya. Penembakan tersebut setelah yang bersangkutan, tak mengindahkan tembakan peringatan petugas Kepolisian Resort Tuban.

"Penyerang kami tembak kepalanya langsung," ujar Kapolres Tuban, AKBP Nanang Hariyono, kepada sejumlah awak media, Kamis (13/9/2018).

Penangkapan terhadap AFN yang diduga mengalami gangguan jiwa itu berlangsung dramatis. Beberapa petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang di Ponpes tersebut dan berusaha mengamankan pelaku.

Berdasarkan keterangan, ketika petugas sudah masuk ke dalam area Ponpes, petugas langsung di lawan pelaku dengan goloknya. Pelaku justru menyerang polisi dan juga mengakibatkan anggota jatuh bangun untuk berusaha menghindari serangan pelaku.

Hal tersebut dibenarkan oleh Pengasuh Ponpes  An-Nidhomiyah, Kiai Ahmad Musyafak. Gus Mamak sapaan akrabnya bercerita kalau pas waktu anggota (Polisi) sudah datang, katanya dia malah nantang. Kemudian diperingatkan oleh pak Kasat. Kendati demikian, pelaku malah nyerang, dan Pak Kasat kepeleset jatuh dan kemudian di tolong oleh Pak Zainal yang juga anggota.

Ketika sudah dalam kondisi terjatuh itu, Kasat Narkoba Polres Tuban yang pertama tiba di lokasi langsung memberikan tembakan peringatan kepada pemuda tersebut. Pelaku masih menyerang dan akhirnya ditembak pada bagian kepalanya lalu terkapar di gerbang pintu masuk pondok.

"Tiga kali diperingatkan, tapi malah nyerang. Untuk tembakan saya tidak dengar, kan saya di rumah tetangga. Tapi kalau tetangga katanya dengar," lanjutnya menceritakan kejadian.

Setelah berhasil dilumpuhkan, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Selanjutnya, petugas melakukan olah TKP dan mengevakuasi pelaku penyerangan kiai itu untuk dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Koesma Tuban.(Aim)

 

 

Dibaca : 25616x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan