PEPC dan RJJ Droping Air Bersih Warga Butoh

Jum'at, 20 September 2019, Dibaca : 333 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Sebagian warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sejak Bulan Juni lalu telah merasakan kekurangan air bersih untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari seperti minum, memasak, dan mencuci. Sumur-sumur di rumah mereka sebagian besar telah mengering akibat kemarau panjang tahun ini.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Butoh dibawah kepemimpinan Edy Santoso bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar mendapatkan droping air bersih.

Baca Lainnya :

    Selain mengajukan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro melalui pihak kecamatan, juga berusaha kepihak Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas yang sedang beraktivitas di Bojonegoro.

    Salah satunya operator proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama kontraktornya Konsorsium PT Rekayasa Industri - Japan Gas Corporation - Japan Gas Corporation Indonesia (RJJ) yang langsung turun tangan mengirimkan dua tanki air bersih, Jumat (20/9/2019).

    Baca Lainnya :

      "Untuk BPBD sudah mendroping. Alhamdulillah usaha kami ke pihak PEPC dan RJJ juga direspon. Hari ini dikirim dua tanki air bersih. Kami ucapkan terima kasih PEPC dan RJJ atas perhatiannya," kata Kepala Desa (Kades) Butoh, Edy Santoso, kepada Suarabanyuurip.com.

      Pria yang akrab disapa Mas Didik ini menuturkan, memang setiap tahun saat musim kemarau panjang warga yang berdomisili di RT 10, 15, 18, 19, dan 20 selalu kesulitan air bersih. Karena sumber air sumur yang ada telah mengering. Untuk memenuhi kebutuhan air mereka harus mengambil di sumur warga desa tetangga dengan jarak tempuh lebih dari dua kilo meter.

      "Itupun tidak langsung bisa mendapatkan, masih harus mengantre lama nunggu giliran mengambil air," imbuhnya.

      Site Manager Rekind, Zainal Arifin, mengatakan, PEPC dan RJJ peduli bantuan sosial (Baksos) air bersih 2019 ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kekurangan air bersih. Seperti warga Desa Butoh.

      Dengan bantuan air bersih ini diharapkan bisa memudahkan memenuhi kebutuhan sehari-harinya baik untuk mandi dan keperluan lainnya terkait kebutuhan primer mereka .

      "Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membawa manfaat bagi warga yang sedang kesulitan air bersih," tandasnya.

      Terpisah Camat Ngasem Waji menyampaikan, terima kasih kepada PEPC dan Rekind atas batuan air bersih kepada masyarakat Desa Butoh. Selain itu juga trima kasih kepada tim Media Suara Banyuurip yang telah ikut aktif dalam terealisasinya bantuan ini.

      "Tentunya kami berharap selain Desa Butoh, PEPC dan Rekind juga menyalurkan bantuan air bersih kepada desa lainnya diwilayah Kecamatan Ngasem yang masih membutuhkan. Mengingat kemarau panjang, maka desa desa yang membutuhkan bantuan air bersih makin banyak," pungkasnya.(sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more