Kamis, 13 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Peredaran Karnopen dan Narkotika di Tuban Tinggi

Editor: samian
Kamis, 12 April 2018
Ali Imron
DIGIRING POLISI : Pengedar karnopen dan narkotika digiring polisi di Mapolres Tuban.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Peredaraan Karnopen dan Narkotika di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, masih cukup tinggi. Buktinya dalam dua bulan sejak Februari 2018, polisi setempat telah meringkus 14 orang yang ditengarai sebagai pengedar.

“Ada 9 orang terjerat kasus karnopen, dan 5 orang kasus narkotika,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno Hr, kepada suarabanyuurip.com, di Mapolres Tuban, Kamis (12/4/2018).

Kapolres asal Sulawesi ini menjelaskan, sembilan pengedar karnopen itu berinisial KR (21) asal Desa Cendoro, MZA (30) asal Desa Tegalbang, DJS (20) Desa Gesikharjo Kecamatan Palang, MWO (28) asal Jalan Pendidikan Kecamatan Widang, AAHAN (25) asal Kecamatan Babat, Lamongan, M (21) dari Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, GK (54) Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban, Y (39) Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, dan G (27) Desa Tunah, Kecamatan Semanding.

Dari tangan mereka ditemukan Barang Bukti (BB) berupa 149 butir pil karnopen, 3.393 butir pil doble L (LL), dan uang hasil penjualan sebanyak Rp1.275.000. Atas perbuatannya sembilan pengedar dijerat pasal 197 Subs 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009, tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sedangkan untuk inisial pengedar Narkotika jenis karnopen yakni, M (49) asal Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, MM (36) asal Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, dan W (36) masal Desa Pucangan, Kecamatan Montong. Untuk pengedar narkotika jenis Sabu yakni R (33) asal Desa Menilo, Kecamatan Soko, dan S (35) asal Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro.

Jumlah BB-nya meliputi, delapan poket Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,06 gram, 217 butir narkotika jenis karnopen, sebuah alat hisap sabu, sebuah pipet, sebuah bungkus rokok, dan sebuah jaket warna coklat.

“Tersangka R dan Y berjenis kelamin perempuan pekerjaannya ibu rumah tangga dan swasta,” jelas Sutrisno yang awal 2018 ini masuk dalam gerbong mutasi Polda Jatim.

Untuk lima pengedar narkotika ini dijerat Pasal 114 (1), 112 (1), 127 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun. Paling lama 12 tahun dengan denda Rp8 miliar.

Data Subbag Humas Polres Tuban, Narkotika dan Karnopen masih marak di Kecamatan Palang, Tuban, dan Merakurak. Area tersebut juga masuk dalam ring 1 jalur pipa minyak Banyuurip, Blok Cepu, dan perusahaan semen BUMN.(Aim)

Dibaca : 4213x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>