Pertamina EP Cepu Ajukan Pinjaman Dana Proyek JTB 1,5 Miliar Dollar AS

Rabu, 12 Juni 2019, Dibaca : 978 x Editor : nugroho

ririn wedia
VP Legal & Relations Pertamina EP Cepu Whisnu Bahriansyah.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoto - Operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina EP Cepu (PEPC) mengaku masih melakukan proses project financing atau pembiayaan proyek dengan mengajukan pinjaman di sebuah Bank. 

"Sampai saat ini pengajuan pinjaman senilai US$ 1,55 miliar belum final," kata VP Legal & Relations Pertamina EP Cepu Whisnu Bahriansyah kepada suarabanyuurip.com saat ditemui usai hearing dengan DPRD Bojonegoro, Selasa (11/6/2019) kemarin. 

Baca Lainnya :

    Menurutnya, dana pinjaman dari bank harus segera didapatkan pada bulan Juli 2019 mendatang. Pinjaman itu akan digunakan untuk membiayai proyek Jambaran Tiung Biru sepenuhnya. Karena, Pertamina masih membutuhkan dana besar yang digunakan untuk keperluan lain. 

    "Jadi kita cari pinjaman itu bukan karena kekurangan dana, tapi Pertamina punya proyek lain yang harus dikerjakan juga seperti kilang. Jadi, dananya bisa dipakai untuk itu," imbuhnya.

    Baca Lainnya :

      Alasan lainnya, jika dihitung, proyek JTB akan lebih ekonomis dengan menggunakan uang pinjaman. Sehingga secara keuangan akan lebih bagus. 

      "Apalagi, JTB ini proyek marginal, untuk meningkatkan ekonomi ya dengan dana pinjaman," tegasnya. 

      Disinggung Bank mana yang akan meminjamkan dana tersebut, pria berkacamata minus ini enggan menjelaskan.  Yang jelas, sebagai jaminannya adalah revenue atau hasil dari gas JTB setelah berproduksi nanti. 

      "Jaminannya ya hasil produksi gas nya nanti, tidak mungkin aset negara sebagai jaminannya," pungkasnya.

      Untuk diketahui, Lapangan Jambaran-Tiung Biru memiliki cadangan gas 2,5 triliun kaki kubik (TCF) yang akan diproduksi 25 tahun. Dengan jumlah produksi gas sebesar 192 MMscfd.

      Dari produksi tersebut sebanyak 100 MMSCFD dibeli Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan harga US$ 7,6/MMBTU. Sedangkan sisanya akan dijual Pertamina untuk memenuhu kebutuhan industri di wilayah Jatim dan Jateng.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more