Sabtu, 26 Mei 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pertamina Temukan Penyebab Rembesan Minyak MGS Menggung

Editor: samian
Rabu, 16 Mei 2018
Ahmad Sampurno
Penampungan minyak MGS Menggung milik Pertamina EP Asset Field Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, menemukan penyebab rembesan minyak film yang terjadi pada (20/4) lalu. Setelah melakukan investigasi, rembesan minyak itu disebabkan oleh hujan yang sagat deras.

“Terkait terikutnya film minyak ke permukaan dan keluar ke saluran drainase MGS Menggung, disebabkan oleh sisa hose loading yang masuk ke bak control karena hujan sangat deras,” ungkap Government & PR Assistant Manager, Pandji Galih Anoraga, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (16/5/2018).

Derasnya hujan membuat bak control dengan dimensi 40 cm x 40 cm x 50 cm tidak mampu menampung debit air yang akhirnya meluap. Sehingga membuat terikutnya film minyak ke permukaan dan keluar ke saluran drainase.

“Bukan disebabkan oleh kelalaian operator namun akibat cuaca ekstrem. Crew yang bertugas masuk malam tanggal 20 April 2018 telah memiliki sertifikasi produksi,” terangnya.

Mengetahui hal itu, Pertamina langsung merancang perbaikan perbaikan bak control agar mampu menampung debit aliran yang lebih besar dan pembuatan Oil Catcher di parit sebelum keluar lokasi MGS Menggung.

“Rencana akan dikerjakan pada minggu ke-3 buan Mei 2018,” ujar Pandjie.

Diberitakan sebelumnya, terjadi tumpahan minyak dari Main Gathering Station (MGS) Menggung Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, hinngga meluber ke selokan jalan umum. Peristiwa tumpahan minyak hingga ke parit tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB, Sabtu (21/4/2018), saat sekelompok warga tengah melakukan ronda malam.

Bambang, ketua Rt/Rw, 2/2 Keluarahan Ngelo, menjelaskan, tumpan minyak mentah tersebut diketahui warga sesaat setelah turun hujan.

“Waktu itu tercium bau menyengat minyak mentah. Setelah kami cek dan kami mencari sumber bau tersebut dan ternyata berasal dari parit,” ungkapnya, Sabtu (21/4/2018) saat berbicang di ruang tamu bersama suarabanyurip.com.

Menurutnya, kejadian itu sekitar pukul 00.30 WIB saat dirinya bersama warga lain sedang ronda malam.

“Warga lain juga ikut menyaksikan dan merekam kejadian itu. Kami cek di parit dengan memasukkan tangan di dalam air, dan ternyata benar itu minyak mentah dari dalam MGS Menggung. Menurut kami, itu minyak bersih,” kata dia.

Setelah diketahui, pihaknya langsung memberitahu petugas jaga agar segera dilakukan penanganan.(ams)

Dibaca : 432x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan