Kamis, 16 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pertanian Penyokong Terbesar Kedua PDRB di Tuban

Editor: nugroho
Rabu, 01 Agustus 2018
Ali Imron
MEMBANGGAKAN : Bupati Tuban membuka Peda KTNA. Sektor pertanian jadi penyokong ke dua PDRB Tuban.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban-  Sektor pertanian, menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tuban sebesar 21,2 persen atau terbesar nomor dua setelah industri pengolahan. 

Demikian disampaikan Bupati Tuban, Fathul Huda dalam Pekan Daerah (PEDA) ke-4 Petani-Nelayan, di Lapangan Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Rabu (1/8/2018).

Oleh karena itu, bupati dua periode itu meminta agar potensi bidang pertanian terus dioptimalkan dengan memanfaatkan bibit unggul dan berbagai kemajuan teknologi. Dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian di Bumi Wali Tuban. 

“Ini menjadi salah satu cara untuk bersyukur atas karunia berupa potensi alam di Kabupaten Tuban,” ujarnya.

Bupati kelahiran Kecamatan Montong ini, menjelaskan pada tahun 2017 Kabupaten Tuban juga surplus padi 57,46 persen. Sekaligus menjadi lumbung pangan nasional khususnya di Jawa Timur. 

Lebih dari itu, Tuban juga menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI atas evaluasi upaya khusus (UPSUS) peningkatan produksi Tahun 2017 dibanding tahun 2016. Dimana terjadi peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai yang signifikan di beberapa daerah di Indonesia.

“Tuban dinilai berhasil untuk katergori Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi tingkat nasional,” jelasnya.

Berbagai capaian tersebut menjadi wujud dari kerja keras Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban, bersama stakeholder yang terus menciptakan berbagai gebrakan dan inovasi. 

Selain PEDA ke-4 Petani – Nelayan, juga diselenggarakan Lomba Cipta Menu Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal Kabupaten Tuban.

Bupati Huda juga merasa bangga dan bersyukur atas terselenggaranya PEDA ke-4 yang diselenggarakan DPKP, dan Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA). 

"Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Benar-benar meriah dan ini melebihi dari apa yang saya bayangkan sebelumnya," terangnya. 

Terkait lomba cipta menu konsumsi pangan B2SA, Bupati menghimbau agar kegiatan ini bukan hanya ceremonial. Lebih dari itu, harus mengacu pada standar gizi yang telah ditetapkan, karena hasil olahan tersebut akan disosialisasikan ke masyarakat umum. 

Dijelaskan pula, skor Pola Pangan Harapan (PPH) sebesar 83,6. Dimana skor ini masih di bawah Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu 90. Sementara tingkat asupan energi  sebesar 1794 kkal/kap/hari. Angka tersebut masih di bawah rata-rata angka kecukupan energi penduduk indonesia yaitu 2150 kkal/kap/hari. 

Sedangkan tingkat asupan protein Kabupaten Tuban secara keseluruhan telah memenuhi angka kecukupan, yaitu sebesar 54,8  g/kap/hari atau 96,2% dari rata-rata angka kecukupan protein penduduk indonesia yaitu 57 g/kap/hari.  

“Kepada Dinas Kesehatan agar hal ini menjadi perhatian. Koordinasi juga dengan ibu-ibu PKK agar dapat menciptakan kreasi olahan makanan dengan gizi yang seimbang serta aman dari bahan kimia berbahaya,” himbau Bupati. 

Kepala DPKP Kabupaten Tuban, Murtadji, menambahkan kegiatan ini menjadi wadah diskusi dan komunikasi bagi petani, penyuluh, stakeholder, dan Pemkab Tuban. Selain itu, bekerja sama dengan TP PKK tingkat Kabupaten dan Kecamatan untuk kegiatan lomba cipta menu. 

"Saya harap kegiatan ini memotivasi petani dan ibu-ibu untuk memanfaatkan produk lokal yang berkualitas," sergah mantan Camat Bancar ini. 

Ketua KTNA Kabupaten Tuban, Ali Imron mengatakan kegiatan yang berlangsung tiga hari ini diikuti 26 formulator, TP PKK Kecamatan se-kabupaten Tuban, dan seluruh kepala UPTD Pertanian Se-kabupaten Tuban. 

Selama kurun waktu tiga hari, akan diselenggarakan berbagai kegiatan diantaranya, pameran produk dan teknologi pertanian, temu petani dan usaha, hiburan rakyat berupa campursari dan tongklek. 

“Pada tahun 2020, akan diselenggarakan PEDA ke-5 yang rencanya akan digelar di kecamatan Rengel,” terangnya.

Kegiatan PEDA ke-4 dan Lomba Cipta Menu Konsumsi Pangan B2SA, dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tuban bersama tim, Wakil Bupati Tuban beserta istri, serta Forkopimda Kabupaten Tuban. 

Pada kesempatan in, Bupati dan Wabup bersama Forkopimda Tuban secara langsung meninjau hasil pertanian dan teknologi pertanian yang diterapkan di lahan pertanian warga Desa Pucangan. (aim)

Dibaca : 535x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan