Senin, 28 Mei 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pertanyakan Pajak Hotel Resident Rp6 milyar

Editor: nugroho
Rabu, 01 April 2015

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Bojonegoro, Jawa Timur, mempertanyakan pajak hotel senilai Rp6 milyar dari the Resident di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, yang saat ini ditempati perkantoran operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Sebab pajak yang seharusnya masuk pendapatan daerah itu diserahkan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.

Pajak senilai milyaran rupiah itu diserahkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) yakni PT Etika Dharma Bangun Sejahtera (EDBS) ke KPP Pratama terhitung sejak 2010 hingga 2014. The Resident yang berada di Jalan Raya Bojonegoro - Padangan itu merupakan salah satu unit usaha BBS yang dilaksanakan bekerjasama dengan EDBS.

Kepala Dinas Pendapatan Bojonegoro,Herry Sudjarwo, membenarkan, jika pajak hotel dari The Resident Dormitory diserahkan mitra BBS kepada KPP Prtama. Pajak senilai Rp6 milyar itu meliputi perkantoran, hotel, dan restauran.

“Kalau pajak restaurannya dibayar ke Dispenda, tapi untuk pajak hotelnya diserahkan oleh pengelolanya yakni BUMD melalui mitra dan dibayarkan kepada KPP Pratama selama lima tahun,” kata Hery kepada suarabanyurip.com, Rabu (1/4/2015).

Herry mengaku kecewa kepada PT Etika dan PT BBS yang tidak pernah mengindahkan peringatan Dispenda selama ini. Selain itu, dia juga menyayangkan sikap KPP Pratama yang mau menerima pembayaran pajak hotel setiap tahunnya yang seharusnya dibayarkan kepada daerah.

“Saya akan mengirimkan surat penagihan dan surat protes kepada PT Etika, Bupati, Dirjen Pajak dan Perimbangan, Kanwil Pajak Wilayah I Jatim, dan KPP Pratama Bojonegoro,” tegas Herry.

Sementara itu, Direktur Utama PT BBS, Deddy Affidick, menjelaskan, jika pajak yang dikenakan kepada EMCL tersebut disebut wajib pungut dan langsung dibayarkan ke kantor pajak.

“Dan tidak diserahkan kepada pengelolanya yakni PT BBS dan mitra kami PT Etika,” sergahnya saat dikonfirmasi melalui telephone sellular.

Hinga saat ini suarabanyuurip.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Rachmawan, untuk memastikan pembayaran pajak hotel The Resident ke KPP Pratama.(rien)

Dibaca : 513x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan