Rabu, 24 April 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Perusahaan Migas Jadi Incaran Pencari Kerja di Job Fair

Editor: nugroho
Rabu, 10 April 2019
ririn wedia
DIMINATI : Lowongan kerja perusahaan migas jadi incaran pencari kerja di Job Fair 2019.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia 

Bojonegoro - Para pencari kerja memadati halaman belakang SMKN 2 Bojonegoro, Jawa Timur, yang terletak di Jalan Pattimura, pada Rabu (10/4/2019). Mereka membawa amplop cokelat berisi berkas lamaran yang sudah dipersiapkan dari rumah.

Mayoritas usianya masih produktif. Antara 20 sampai 25 tahun. Mareka berjubel di stand-stand yang berjajar rapi.

Pemandangan itu terlihat dalam gelaran Job Fair yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro.  

Job Fair dilaksanakan hingga Kamis (11/4/2019) besok.  Ada 12.000 lowongan pekerjaan yang disediakan 42 perusahaan. Sebagian besar, lowongan yang dibuka adalah operator produksi dengan persyaratan minimal lulusan SMA. 

"Kalau dari perusahaan migas, cuma dua saja yang ikut yakni PT Rekayasa Industri dan sub kontraknya PT Swadaya Graha," kata  Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disperinaker Bojonegoro, Joko Santoso, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela Job Fair.

Keikutsertaan PT Rekayasa Industri dan sub kontraktornya ternyata menarik perhatian para pelamar kerja. Selain tergiur gaji besar, mereka beranggapan bekerja di proyek Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) dianggap lebih bonafit dibanding lainnya.  

"Memang masyarakat itu, minatnya sangat besar kerja di proyek migas dibanding pekerjaan lainnya," tambah Joko.  

Baru satu jam Job Fair dibuka Wakil Bupati, Budi Irawanto, jumlah berkas lamaran kerja di meja PT Rekind dan Swadaya Graha sudah mencapai 80 lembar sesuai absensi. Jumlah ini lebih banyak dibanding perusahaan lain. 

PT Rekind merupakan kontraktor pelaksana engineeing, procurement and construction-gas processing facility (EPC-GPF) Jambaran-Tiung Biru.

Bagian HRD PT Rekind, Moko (30), menjelaskan membuka lowongan untuk tekhnisi Air Conditioner (AC), Administrasi, dan Sekretaris. Para pelamar harus mengikuti serangkaian tes untuk mendapat pekerjaan tersebut.

"Sementara hanya membutuhkan tiga sampai empat orang dulu. Nanti, bisa bertambah lagi menyesuaikan perkembangan proyek," kata pria asal Jawa Barat.  

Persyaratan untuk tiga jenis lowongan pekerjaan tersebut adalah lulusan minimal D3 sampai S1. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan sekitar dua minggu setelah Job Fair.

"Setelah itu baru tes-tes lainnya," tegasnya.  

Sementara itu, stand milik rekanan PT Rekind yakni PT Swadaya Graha, tampak lebih banyak digandrungi pencari kerja. Hanya saja, tidak ada satupun karyawan PT Swadaya Graha yang hadir. Terlihat salah satu panitia menerima tumpukan berkas dan absensi palemar.  

Anindita (22), remaja asal Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, mengaku lebih tertarik melamar di perusahaan migas ketimbang yang lainnya. Selain putra daerah dan memiliki skill di bidang adminsitrasi, remaja lulusan Universitas Swasta di Gresik ini merasa bangga bisa bekerja di perusahaan migas. 

"Inginnya kerja di daerah sendiri, apalagi perusahaan migas punya kesan bagus ya kenapa tidak," kata gadis berambut ombak itu.

Wakil Bupati, Budi Irawanto, mengapresiasi Job Fair sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah kabupaten Bojonegoro untuk membuka lowongan kerja baru dan menekan angka pengangguran sampai 0,7% tiap tahun.

"Kegiatan ini memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja," pungkasnya.

Dari data yang didapat suarabanyuurip.com, tahun 2019 jumlah pengangguran mencapai 23.000 orang. Jumlah ini tidak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya bahkan cenderung naik. Karena adanya lulusan SMA/SMK Sederajat sebanyak 6 000 an setiap tahunnya.(rien)



Dibaca : 1404x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>