Rabu, 18 Juli 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Petakan Lokasi Pipa Gresem

Editor: nugroho
Senin, 04 Januari 2016

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Pertamina Gas (Pertagas) mulai melakukan pemetaan wilayah yang akan dilalui jalur pipa gas Gresik – Semarang (Gresem) di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Ada beberapa desa di di wilayah setempat yang akan dilalui pipanisasi gas ini. Yakni enam RT di  Kelurahan Babat yaitu RT/RW 03/13, RT/RW 01/ 11, RT/RW 03/11, RT/RW 02/ 11, RT/RW 03/ 10, dan RT/RW 01/10.

Menurut Lurah Babat, Nur Wachit, kepastian pemasangan pipa gas ini telah disampaikan Pertagas kepada kelurahan.

"Sudah dilakukan koordinasi antara petugas pemetaan dari Pertamina dengan ketua RT dan ketua RW," kata Nur Wachit kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/1/2015).

Dari hasil pemetaan diperkirakan pemasangan pipa gas tidak sampai memakai lahan warga.  Jalur yang akan dipasangi pipa sepanjang 1,5 kilometer dan sebagian besar merupakan tanah milik PT Kereta Api Indonesia.

"Dari pemetaan di lapangan, pemasangan jalur pipa gas nanti berdampingan dengan rel kereta. Berjarak 18 meter dari rel kereta api dengan kedalaman pendam sekitar 2 meter," imbuh Sekretaris Kelurahan (Seklur) Babat, Siti Aminah.

Meski telah dilakukan pemetaan lokasi, namun belum ada kabar tindak lanjut pengerjaan proyek. Pihak kelurahan sendiri telah melakukan sosialisasi ke warga jika proyek tersebut tidak ada dampak lingkungan.

“Biar warga tidak merasa cemas," tegas Wachit.

Lurah Banaran, Cucuk Subagiana dikonfirmasi terpisah membenarkan wilayahnya bakal dilintasi jalur pipa gas. Namun dirinya tidak dapat memberikan banyak data

"Tentang lokasinya di mana saja saya tidak hafal mas. Datanya dikantor, sekarang ini saya sudah pulang. Maaf ya," sambung Cucuk saat dihubungi via hand phone.

Sebagaimana diketahui, pipanisasi Gresem ini sepanjang 271 kilo meter (KM). Proyek ini dikerjakan oleh Konsorsium PT Wijaya Karya (Persero) - PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor - PT Kelsri dengan jangka waktu 18 bulan, dan ditargetkan on stream pada kuartal pertama tahun 2016.

Pipa ini akan mengalirkan gas excess dari Jawa Timur yang berasal dari Kangean dan Husky sebesar 30 MMSCFD ditahun 2016, dan gas Cepu Lapangan Tiung Biru dan Cendana sebesar 100 MMSCFD dan potensi gas Cepu Lapangan Alas Tua sebesar 110 MMSCFD mulai 2022, untuk menjamin pasokan gas di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.(tok)

Dibaca : 1259x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan