Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

PHE Segera Bor Sumur KGR-1

Editor: nugroho
Jum'at, 27 September 2013

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) terus melakukan pengeboran di Blok Randugunting. Setelah menyatakan gagal di dua titik sumur pengeboran, dalam waktu dekat ini PHE akan kembali melakukan pengeboran ketiga kalinya di sumur Kenangarejo (KGR)-1 di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Blok Randugunting sendiri mencakup wilayah Kabupaten Blora, Rembang, Pati, Grobogan dan Kabupaten Tuban (Jatim).

"Kita rencanakan tajak sumur akan dilakukan 8 Oktober 2013 mendatang," katanya General Manager PHE Randugunting, Masdar Mutalib Masdar saat sosialisasi pemaparan rencana tajak sumur di Aula Pemkab. Blora.

Masdar menilai, untuk pengeboran pertama dan kedua yang sebelumnya pernah dilakukan di tempat berbeda belum berhasil. Adapun sumur tersebut adalah sumur Diponegoro (DPG)-1 di Desa Krocok, Kecamatan Japah pada tahun 2010 dan sumur Cempaka (CPE)-1 di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan di tahun 2011.

"Untuk pengeboran yang ketiga nanti, kami sangat berharap diperoleh minyak.  Karena itu kami akan berusaha secara maksimal demi keberhasilan pengeboran KGR-1 nanti," tandas Masdar di hadapan Bupati Djoko Nugroho.

Dia ungkapkan, moving atau mobilisasi peralatan berat ke lokasi baru sudah dilakukan, Demikian pula segala persiapan teknis pengeboran sumurnya hampir selesai.

"Sebelum tajak sumur dilakukan, dalam waktu dekat ini akan datang tim teknis dari pemerintah pusat maupun PHE Randugunting yang akan mengecek kesiapannya," ungkap Masdar yang baru bertugas di Blora sejak April 2013 lalu.

Masdar mengatakan, sebelum melakukan pengeboran Sumur KGR-1 pihaknya akan melakukan do'a bersama atau istighosah dengan mengundang warga sekitar lokasi pengeboran. Tujuannya agar pengeboran berjalan lancar dan ditemukan cadangan minyak yang besar di sumur tersebut.

"Sumur KGR-1 akan dibor sedalam 2.207 meter dibawah permukaan tanah. Ditargetkan pengeboran selama kurang lebih 55 hari," pungkas Masdar.

Bupati Djoko Nugroho, sangat berharap pengeboran itu akan membuahkan hasil yang memuaskan.  Dikarenakan banyaknya potensi sumur minyak dan gas bumi di wilayah Kabupaten Blora yang belum bisa tergarap dengan maksimal.

"Kami akan memberikan dukungan penuh demi keberhasilan ditemukannya cadangan minyak di wilayah Blora," tegas Kokok, sapaan akrab Bupati Blora.(ali)

Dibaca : 1149x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan