Jum'at, 17 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Buntut Pungli Parkir di Dishub Bojonegoro

Pihak Ketiga Perketat Karcis Parkir

Editor: nugroho
Sabtu, 08 Februari 2014
ririn
TERIK KARCIS : Petugas parkir PT Catur Cahaya Citra Cemerlang saat menarik karcis pengendara dari arah Jalan Trunu Joyo.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro dengan juru parkir ilegal membuat mitra Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Bojonegoro, PT Catur Cahaya Citra Cemerlang memberlakukan aturan ketat. Perusahaan yang mengelola jasa parkir itu melakukan uji coba pemberlakuan karcis masuk ke wilayah pasar.

Direktur PT Catur Cahaya Citra Cemerlang, Candra Siswanto, mengungkapkan, pihaknya memenangkan tender sejak tahun 2012 silam untuk mengelola lahan parkir di Pasar Kota Bojonegoro. Selama 2 tahun tersebut pihaknya harus menyetorkan retribusi kepada PD Pasar senilai Rp216 Juta tiap tahun atau Rp 1.800.000 tiap bulannya.

Namun, pada tahun 2014 diberlakukan peraturan baru yakni peningkatan retribusi kepada PD Pasar sebesar  Rp37.000.000 tiap bulan atau Rp 450.000.000 tiap tahun. Sedangkan kepada Dishub Bojonegoro senilai Rp5.000.000 tiap bulan atau Rp 60.000.000 setiap tahunnya.

“Total keduanya kami harus menyetor Rp 510.000.000 tiap tahun, sehingga pemasukan dari pengunjung pasar lebih diperketat,” tegas Candra.

Pria keturunan Tionghoa itu menyebutkan, selama dua tahun ini pihaknya dirugikan oleh adanya premanisme yang dilakukan juru parkir dari Dishub Bojonegoro. Uang setoran yang seharusnya masuk ke kas perusahaan sebagian dibawa oleh oknum pegawai Dishub, sehingga mulai bulan Januari semua petugas parkir dari Dishub ditarik keluar.

“Kalau sekarang juru parkir yang ada di wilayah pasar adalah pegawai saya, totalnya ada 35 orang dengan sistem bayaran upah tiap harinya. Itupun tergantung dari jumlah setoran, kalau banyak ya dapat Rp 50.000 sampai Rp 70.000 per hari,” ujar Candra, mengungkapkan.

Menurut dia, karena tingginya target retribusi yang diterapkan kedua instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu, pihaknya memberlakukan penarikan parkir di pintu masuk  pasar di tiga titik.  Yakni Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan KH Mansyur, dan Jalan Trunojoyo.

“Nanti akan kami pasang palang pintu, agar semua masyarakat membayar terlebih dahulu kalau masuk pasar. Jadi kalau mau parkir di dalam pasar maupun bahu jalan tidak usah membayar,” tandasnya.

Candra mengungkapkan, dengan tender yang dimenangkan itu PT Catur Cahaya Citra Cemerlang tidak mempedulikan dengan stiker parkir berlangganan yang terpasang di masing-masing kendaraan roda dua maupun empat milik warga. Artinya pihaknya akan tetap menarik retribusi parkir, karena stiker berlangganan adalah tanggung jawab Dishub Bojonegoro.

“Saya menjalankan pekerjaan sesuai kontrak yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Perhubungan dan PD Pasar,” tegas Candra.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PD Pasar Kota Bojonegoro, Sugik belum memberikan jawab. Saat dihubungi ponsel maupun telephon rumahnya tidak diangkat, meski terdengar nada sambung. Begitu juga dengan Kepala Dinas Perhubungan, Iskandar belum memberikan jawaban saat dihubungi.(rien)

 

Dibaca : 780x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan