Kamis, 23 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

PNS Dilarang Tambah Cuti Lebaran

Editor: nugraha
Rabu, 31 Juli 2013

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dilarang menambah cuti pada lebaran Idul Ftri 1434 H tahun ini. Karena pada libur lebaran Idul Fitri tahun ini mencapai sembilan hari yakni dimulai pada 4 Agustus dan masuk kerja pada 12 Agustus mendatang.

Sesuai libur nasional pada 8 dan 9 Agustus serta libur cuti bersama pada 5, 6 dan 7 Agustus.

Karena itulah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, Yuhronur Efendi mewanti-wanti kepada pegawai maupun pejabatnya yang masih menambah liburan. Sebab, sesuai dengan surat keputusan bersama tiga menteri yakni Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Agama serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang libur dan cuti bersama tahun 2013, libur terkait Idul Fitri 1434 H ada lima hari. Yakni libur nasional pada 8 dan 9 Agustus serta libur cuti bersama pada 5, 6 dan 7 Agustus.

“Saya rasa libur lebaran tahun ini sudah jauh lebih dari cukup untuk dimanfaatkan bersilaturrahmi dengan sanak saudara. Bahkan bagi mereka yang harus mudik ke luar kota. Karena itu sangat tidak etis jika sampai ada pegawai Pemkab Lamongan, apalagi pejabatnya yang masih menambah libur lebaran, “ tegas Yuhronur Efendi.

Dia juga menyampaikan bakal ada sanksi disiplin kepegawaian bagi yang ketahuan menambah liburan. Hukumannya tentu menyesuaikan tingkat pelanggaran disiplin yang dilakukan sebagaimana yang diatur dalam PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi ini tentu tidak berlaku bagi pegawai yang tidak masuk karena alasan yang bisa dipertanggungjawabkan seperti sakit dan melampirkan surat resmi. Sedangkan bagi unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti rumah sakit, puskesmas, air minum dan pemadam kebakaran diatur jadwal tersendiri sehingga tidak mengganggu pelayanan.

“Saya minta sebelum liburan, agar setiap alat listrik di kantor dimatikan. Jika perlu ada staf yang secara bergiliran dijadwal mengecek kondisi kantor. Selepas Puasa Ramadhan nanti saya minta juga untuk menjaga kondisi kesehatan. Jangan sampai terlalu semangat bersilaturrahmi sehingga jatuh sakit," ucap dia.(tok)

Dibaca : 891x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan