Rabu, 24 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pasca Pemboman Gereja di Surabaya

Polisi Hentikan Pria Berkopyah di Tuban

Editor: samian
Senin, 14 Mei 2018
Ali Imron
PERKETAT PENJAGAAN : Beberapa komponen elektronik yang awalnya dicurigai petugas diperiksa di perbatasan Jatim-Jateng.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Saat melakukan razia kendaraan di jalan Pantura perbatasan Jatim-Jateng pada Minggu (13/5/2018), polisi mencurigai pria dari Jawa Tengah (Jateng) yang membawa komponen elektronik dan disimpan dibawah jok mobilnya. Pasca diperiksa selama kurang lebih 15 menit, pria berkopyah tersebut akhirnya dilepaskan dan diizinkan melanjutkan perjalanan ke wilayah Jatim.

"Kemarin saat pengecekan sempat ada satu pengemudi yang membawa barang-barang elektronik," ujar Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, kepada suarabanyuurip.com, Senin (14/5/2018).

Kapolres kelahiran Kabupaten Bojonegoro ini, menegaskan, setelah diperiksa dan dipastikan dimana tempatnya bekerja, pria tersebut dinyatakan aman. Bosnya waktu ditelepon membenarkan jika pria yang mengemudikan pick up itu, bekerja di tempatnya.

Sterilisasi dan razia kendaraan ini target petugas adalah identitas pengemudi. Sekaligus memastikan barang-barang yang dibawa aman, sehingga dilakukan pengecekan dengan teliti.

"Kami ingin menciptakan rasa aman, nyaman dan tenteram bagi masyarakat di Tuban," terang Nanang.

Razia kendaraan ini dilaksanakan di dua titik. Pertama di Kecamatan Bancar atau perbatasan Jatim dan Jateng. Secara bersamaan petugas juga melakukan razia di Kecamatan Widang, perbatasan antara Tuban-Lamongan.

Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jawa Tengah ini, menambahkan, razia kendaraan di perbatasan yang rencananya akan dilakukan setiap hari. Setidaknya akan membuat orang yang masuk di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) dengan niatan tidak baik akan berfikir dua kali.

Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf. Nur Wicahyanto, menegaskan, pasca insiden pengeboman di Surabaya, semua Kodim termasuk Kodim 0811 Tuban telah mendapatkan instruksi dari pimpinan agar membantu Polri dalam mengamankan wilayahnya masing-masing.

"Kami sudah mendapatkan instruksi dari pimpinan untuk membantu polri menciptakan suasana yang kondusif," sergahnya.

Sebatas diketahui, pasca terjadinya insiden peledakan bom di Surabaya, ratusan petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Banser Tuban menggelar razia sejumlah kendaraan di perbatasan provinsi.

Petugas mengenakan seragam lengkap, serta dibekali dengan rompi anti peluru. Aparat memeriksa satu persatu baik kendaraan pribadi, pickup, minibus dan bus yang melintas dari arah Jawa Tengah.(aim)

Dibaca : 11151x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan