Kamis, 23 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Polres Bojonegoro Tunggu Hasil Labfor

Editor: nugroho
Jum'at, 01 Mei 2015
ririn wedia
Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro -  Kepolisian Resort Bojonegoro, Jawa Timur, belum bisa membeberkan penyebab kebocoran gas di SKW 21 Pad A Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro yang menyebabkan sejumlah warga keracunan. Alasannya Polres setempat masih menunggu hasil uji laboratorium dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Surabaya.

“Kita juga menungu hasil pengujian dari Labfor,” tegas Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser.

Menurut Hendri, penyebab kebocoran gas di sumur 21 baru bisa diketahui minimal satu minggu. Karena harus dilakukan analisa dan meneliti sejumlah alat yang disita dari tempat lokasi. Setelah itu, hasilnya baru diterima penyidik Polres Bojonegoro.

“Sekarang masih proses. Nanti kalau sudah akan kami sampaikan,” janjinya.

Sambil menunggu hasil labfor, penyidik tetap akan memasang police line (Garis polisi) di lokasi sumur yang mengakibatkan puluhan warga keracunan. Hingga satu warga harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS). Akibat kejadian itu operator menghentikan sementara kegiatan di SKW 21.

“Sementara ini masih dipasang police line, sampai hasil pengujian labfor selesai,” tandas imbuh pria asal Pekanbaru, Riau.

Sebagiaman dikeahui, akibat kebocoran gas itu membuat sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi pengeboran terpaksa dievakuasi karena mereka mengalami mual-mual, pusing dan muntah-muntah akibat mencium bau tak sedap menyerupai telur busuk.(rien)

Dibaca : 483x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan