Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Polres Tuban Tembak Dua Pecandu Karnopen

Editor: samian
Rabu, 16 Mei 2018
Ali Imron
KRIMINAL : Dua pecandu karnopen ditembus timah panas jajaran Polres Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Setelah babak belur dihajar warga sekitar Mapolsek Kota pada Selasa (15/5) malam, dua pecandu karnopen asal Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek langsung ditembak jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tuban, Jawa Timur. Tindakan melumpuhkan ini, setelah kedua pelaku membacok tiga korbannya.

"Dua pelaku pembacokan kita lumpuhkan tadi malam," ujar Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, kepada suarabanyuurip.com di Mapolres Tuban, Rabu (16/5/2018).

Kapolres kelahiran Bojonegoro ini, tak memberi ampun bagi pelaku kriminal di Bumi Wali (sebutan lain Tuban) yang membahayakan nyawa anggota dan masyarakat. Khususnya para residivis, jika melakukan kriminal dua atau tiga kali akan langsung ditembak di tempat.

Data dari Reskrim, kedua pelaku bernama Liswaras (29) dan Sumbang (28). Keduanya sama-sama berasal dari Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, yang ditengarai melakukan aksi pembacokan di Gang Trunojoyo Kelurahan Kingking.

Awalnya korban duduk di pinggir jalan, kemudian kedua pelaku mengendarai sepeda motor menghampiri korban menanyakan ada barang apakah ada atau tidak yang di maksud karnopen. Tanpa basi basi pelaku langsung menyerang salah satu korban, yang bernama Sudiantono (35) dengan menggunakan parang.

Korban yang berasal dari Desa Bejagung RT 01 RW 01, Kecamatan Semanding, terluka pada wajah bagian pipi sebelah kanan, tangan kanan, dan di lutut sebelah kanan kiri. Mengetahui Sudiantono disabet parang, Hada Mahardika (33) Kelurahan Kebonsari, dan Susilo (28) Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban berusaha melerainya.

Nahas, keduanya juga terluka di sebelah tangan dan kaki. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh warga, dan diserahkan ke polisi.

"Tembak ditempat nanti saya yang tanggungjawab," tegas Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini.

Kebijakan ini dilakukan Kapolres Nanang, demi ketentraman di Tuban. Pilihannya nyawa anggota, masyarakat, atau pelaku kriminal.

Pantauan di lapangan, saat kedua pelaku dirilis di Mapolres Tuban berjalan pincang. Satu tertembak di kaki sebelah kiri, dan satunya disebelah kanan.(Aim)

Dibaca : 8020x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan