Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Polsek Cepu Ingin Hilangkan Stigma Negatif Berlalu lintas

Editor: nugroho
Rabu, 24 Juli 2013
ali musthofa
Kapolsek Cepu, AKP I Gusti Putu Adi Wirawan

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Selama ini Kota Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memiliki stigma negatif tentang perilaku para pengguna kendaraan dalam berlalu lintas. Ada slogan "Kalau Berhenti Di Lampu Merah, Itu Tanda Bukan Orang Cepu".

Namun stigma negatif itu sebentar lagi akan hilang. Karena Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu akan menumbuhkan kesadaran berlalu lintas bagi pengendara di wilayah tersebut. Artinya setiap pengendara harus berhenti ketika lampu traffick light berwarna merah.

Agenda ini menjadi target kerja pertama kali yang akan diupayakan Kapolsek Cepu, AKP I Gusti Putu Adi Wirawan yang baru dua minggu bertugas menggantikan AKP Iwan Kusuma.

"Saya akan berusaha mengubah stigma negatif yang seolah-olah menjadi slogan warga Cepu dalam berlalu lintas," tegas Gusti kepada suarabanyuurip.com, Rabu (24/7/2013).

Gusti mengakui, utuk menghilangkan kebiasaan yang sudah berlangsung lama memang tidaklah mudah. Karena itu untuk menumbuhkan tingkat kedisiplin berlalu lintas diperlukan pemberlakuan dan pemberian sanksi kepada para pelanggar. Sanksi itu bertujuan untuk memberikan effek jera bagi pelanggar sehingga tidak muncul tindakan untuk tidak mengulangi kembali serta memberikan rasa takut bagi mereka yang belum atau akan melakukan pelanggaran.

"Selain itu kita tetap akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait yang ada untuk berkerja sama menghilangkan kebiasaan buruk berlalu lintas tersebut," imbuh mantan Kasat Sabhara Polres Rembang ini.

Sebagai upaya menumbuhkan budaya berlalu lintas di wilayah Cepu, Gusti mengungkapkan, jika pada beberapa hari lalu pihaknya menggelar operasi tertib lalu lintas. Hasilnya sebanyak 24 kendaraan bermotor yang tidak lengkap motornya maupun surat-suratnya diamankan dan tilang sesuai pelanggarannya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya  juga menertibkan balapan liar di beberapa tempat seperti seputaran Taman Seribu Lampu yang kerap dilakukan pada saban malam Minggu, jalan By Pass Cepu, serta seputaran komplek perumahan Mentul.

Dia berharap, denga upaya yang dilakukan Polsek Cepu ini dapat menghilangkan stigma negatif bahwa pengendara di lampu merah yang berhenti itu bukan warga Cepu. (ali)

Dibaca : 1690x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Minggu, 25 Agustus 2013 12:00
Mari kita semua wujudkan cepu kota tertib berLalulintas,masak kalah sama kota2 lain y udh tertib berLalulintas.Semangat...
zaenal
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan