Potensi Pengangguran Proyek Kedung Keris Perlu Diantisipasi

Jum'at, 20 September 2019, Dibaca : 246 x Editor : rozaqy

Suarabanyuurip
HAMPIR RAMPUNG : Para Pekerja Proyek Lapangan Kedung Keris


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menilai program pengurangan tenaga kerja di Bojonegoro masih belum maksimal.

"Pemkab Bojonegoro harus memaksimalkan program pelatihan kerja agar masyarakat bisa berwirausaha," kata Anggota DPRD dari dari Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN), Lasuri, Jumat (20/9/2019).

Baca Lainnya :

    Menurutnya, selama ini, peluang pekerjaan yang masih diminati adalah di industri minyak dan gas bumi. Meski masa kerja singkat, namun pendapatan tiap bulan dinilai sangat besar dibanding pekerjaan lainnya.

    "Sampai saat ini, yang paling diminati adalah industri migas. Kita harus merubah mainset itu," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Pihaknya meminta agar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja juga memperhatikan para pekerja dari Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu, yang sebentar lagi kontrak kerjanya akan berakhir.

      "Harus diantisipasi sebenarnya, adanya pengangguran usai kontrak mereka habis," imbuhnya

      Sebelumnya, Humas PT Meindo Elang Indah, Anan D Prasetyo, mengungkapkan, ada sekitar 500 pekerja yang mengerjakan pipanisasi dari Lapangan Kedung Keris ke Lapangan Banyu Urip akan habis masa kontraknya pada Nopember 2019 mendatang.

      "Semua pekerjaan tuntas pada Nopember mendatang sekaligus pekerjanya juga," pungkasnya.

      Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Agus Suprianto belum memberikan keterangan.

      "Saya masih rapat," ujarnya singkat. (rien).


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more