Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Produksi KSO PEP-GCI Ditarget 3.200 Bph

Editor: nugraha
Jum'at, 10 Januari 2014
SuaraBanyuurip.com
Arya Dwi Paramitha

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora -  PT Pertamina EP menyerahkan pengelolaan empat struktur area di Field Cepu kepada PT Geo Cepu Indonesia. Adapun pemegang kendalinya adalah KSO PEP - GCI  yang ditarget untuk bisa melakukan peningkatan produksi migas di 4 struktur tersebut.

Legal and Relations Manager PT. Pertamina EP Asset 4, Arya Dwi Paramitha kepada suarabanyuurip.com, mengatakan, kebijakan dari perseroan ini diambil untuk meningkatkan produksi minyak dan gas dari field Cepu.

Menurut Arya, penyerahan kepada  pihak ketiga dengan (kerja sama operasi/KSO), produksi dari area ini bisa naik dua kali lipat. Adapun empat struktur tersebut antara lain Kawengan, Ledok, Nglobo, Semanggi yang berada di kawasan area  Cepu.

“Produksi dari empat struktur ini sekarang 1.600 barel per hari (bph). Tetapi dengan KSO ini, ditargetkan menjadi dua kali lipat dari angka produksi saat ini,” tutur Arya.

Seperti diketahui penunjukan Kerja Sama Operasi (KSO) dalam kerja sama pengurasan produksi tahap lanjut (enhanced oil recovery/EOR) dengan pihak ketiga pada 4 lapangan di kawasan Blok Cepu itu ditandatangani pada 16 Agustus 2013 lalu.

"Namun per 1 Desember 2013 lalu baru efektif dijalankan," ujar Arya.

Dia juga menjelaskan, alasan penunjukkan pihak ketiga tersebut bukan karena perseroan tidak mampu meningkatkan produksi. Melainkan merupakan bagian dari strategi korporasi. Pengembangan ke empat struktur itu akan lebih optimal jika digarap oleh pihak ketiga.

"Selain itu, langkah ini juga dinilai lebih efisien," tegas Arya.(ali)

Dibaca : 1505x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan