Program ODF Desa Sekitar JTB Dinilai Belum Tuntas

Jum'at, 08 November 2019, Dibaca : 252 x Editor : rozaqy

Ist
ilustrasi jamban yang dinilai kurang sehat


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut, beberapa desa di sekitar Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) masih ada yang belum tuntas dalam pengentasan program Open Defecation Free (ODF).

Program ODF adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan jambanisasi atau jamban sehat.

Baca Lainnya :

    "Di Kecamatan Ngasem dan Purwosari itu masih ada beberapa desa yang belum ODF," kata Plt Kepala Dinas Hernowo, di gedung DPRD, Jumat (8/11/2019).

    Menurutnya, program ODF ini tidak hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. Tetapi juga ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga keterlibatan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Lapangan JTB, Pertamina EP Cepu (PEPC) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Baca Lainnya :

      "Kalau untuk desa di sekitar Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, sudah seratus persen ODF. Seperti Kecamatan Gayam, itu sebagian besar dukungan dari ExxonMobil Cepu Limited," tukasnya.

      Sesuai data Dinas Kesehatan Bojonegoro per Oktober 2019, angka kepemilikan jamban sehat sebesar 91,95 dan akses penduduk terhadap jamban adalah 95,37%.

      Dari dari 430 desa/kelurahan yang tersebar di 28 kecamatan, sebanyak 331 kelurahan/desa di 8 kecamatan dinyatakan sebagai kecamatan ODF. Kecamatan tersebut yaitu Gayam, Dander, Ngambon, Bojonegoro, Baureno, Sumberjo, Padangan dan Bubulan.

      Sementara masih ada 99 desa di 20 kecamatan yang masih belum mampu menjadi kecamatan ODF.

      "Sebenarnya, kami berupaya untuk mengentaskan permasalahan ini. Tapi maindset masyarakat masih sudah dirubah," pungkasnya. (rien)

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more