Rabu, 13 Desember 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

PT TGE Berhenti Garap Sumur Tua

Editor: samian
Rabu, 06 Desember 2017
Ali Imron
Lapangan Migas Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - PT Tawun Gegunung Energi (TGE) pada awal bulan Desember ini mengaku tidak menggarap lagi sumur tua di Lapangan Migas Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kerja Sama Operasional (KSO) Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Field Cepu ini tak mengalami progres sedikitpun, sejak berhenti mengirim minyak mentah bulan Juni lalu.

"Saat ini TGE tidak ada kegiatan apapun di sumur Gegunung Belanda (GGNB)," ujar field Manager KSO PT Pertamina EP Asset 4 Cepu, PT TGE, Ervino, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (6/12/2017).

KSO Pertamina yang berkantor di Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan ini tak ada perkembangan apapun dalam mengeksploitasi minyak. Terakhir mengirimkan minyak ke perusahaan plat merah pada bulan Februari 2017 sebanyak 10 ribu liter minyak.

"Sampai saat ini no progress," tegas pria ramah ini.

Besarnya resiko bisnis minyak dari sumur tua dialami oleh PT TGE. Bulan Juni lalu, pihaknya off menyuplai minyak ke perusahaan plat merah ini. Alasannya minyak sumur tua di Desa Mulyoagung, menyusut.

Sekalipun demikian, dia terus berusaha menambah hasil minyak agar bisa penuhi target. Tim engineering perusahaan terus melakukan analisa.

Di lapangan GGNB Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, terdapat 22 sumur tua peninggalan kolonial. 12 sumur diantarnya dikelola PT. TGE. Sisanya 10 sumur dikelola Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemkab Tuban.(Aim)

 

 

Dibaca : 182x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan