Jum'at, 22 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Buntut Demo JOB P-PEJ di Desa Ngampel

Puluhan Warga Hadang Moving Rig Pad B

Editor: nugroho
Senin, 02 September 2013
ririn wedia
TETAP BERTAHAN : Warga Ngampel berkumpul didepan pintu masuk Well Pad B Sukowati karena tuntutan mereka belum dipenuhi.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro-  Penghadangan yang dilakukan warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur di lokasi Pad B Lapangan Sukowati Blok Tuban yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina (JOB P-PEJ) hingga siang ini terus berlanjut. Aksi itu dilakukan dikarenakan belum ada iktikad baik dari operator untuk menemui warga dan memenuhi tuntutan warga.

Ada beberapa tuntutan yang diusung warga dalam aksinya yang dimulai sejak Minggu, (1/9/2013). Adapun tuntutan yang diminta diantaranya, perluasan jalan sampai ke well Pad B, tambahan tali asih sebesar Rp25 juta, sewa lahan warga, dan menyediakan lahan penghijauan.

Kemudian perbaikan jalan dari perempatan desa Ngampel sampai ke Lokasi Sukowati Pad B, perbaikan jalan dari perempatan RT 06/07 sampai ke Jalan Veteran, melanjutkan perbaikan saluran air di sebelah timur jalan poros desa sampai ke perempatan dan menyewa atau memanfaatkan rumah milik Dodi Wibowo yang berada sangat dekat dengan lokasi Pad B.

"Sebelum tuntutan kami dikabulkan,warga desa akan menghadang moving di Pad B,"tegas tokoh masyarakat Desa Ngampel, Pamuji.

Dia menjelaskan, sejak kemarin belum ada niat baik dari JOB P-PEJ untuk menemui warga maupun pemerintah desa. Bahkan seolah-oleh pihak JOB P-PEJ bersilat lidah dengan mengatakan kepala desa tidak mau ditemui. Padahal kepala desa dan warga sudah menunggu musyawarah untuk mufakat.

"Tuntutan kami bisa jadi melebar ke yang lain dari sebelumnya," tandas pria berkumis ini.

Dari pantauan di lapangan, kurang lebih 50 warga desa baik laki-laki maupun perempuan menduduki pintu masuk Pad B tanpa menghiraukan terik matahari yang menyengat. Mereka mendapat penjagaan ketat aparat Kepolisian baik dari Polsek Kota maupun Polres Bojonegoro.

"Kami akan kerahkan seluruh warga desa untuk melakukan penghadangan jika JOB P-PEJ belum mau menemui kami," ancam Kepala Desa Ngampel, Pujianto. (rien)

 

Dibaca : 619x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan