Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Puntung Rokok Ludeskan Gudang Ponpes

Editor: samian
Sabtu, 12 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Sampurno
LUDES : Gudang Ponpes Al-I'anah Cepu ludes terbakar.

SuaraBanyuurip.com -Ahmad Sampurno

Blora - Gudang milik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-I'anah Gang 7 Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terbakar, Sabtu (12/12/2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Material di dalam gudang aula Ponpes, hangus terbakar tanpa tersisa.

Beruntung dalam kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa dan tidak menjalar ke lokasi lain. Sebanyak 3 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Dugaan sementara, insiden kebakaran terjadi disebabkan dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh siswa sekolah.

Menurut warga sekitar, Asap tampak membumbung tinggi sekitar pukul 14.00 WIB berasal dari gudang belakang ponpes tersebut. Hingga lepas magrib, petugas pemadam kebakaran masih tampak sibuk mamadamkan sisa-sisa api.

Kusni, warga yang bertempat tinggal tidak jauh dari tempat kejadian menuturkan, penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok anak sekolah yang dibuang sembarangan.

"Biasanya anak sekolah merokok sembunyi-sembunyi di gudang," kata dia, Sabtu (12/12/2016).

Di dalam gudang tersebut, lanjutnya, terdapat material yang mudah terbakar. "Mulanya dari kasur yang terbakar kemudian menjalar ke lainnya," ujarnya.

"Sekira pukul 14.00 WIB, asap mulai terlihat berasal dari gudang. Kemudian warga melaporkan kepada unit pemadam kebakaran," kata Kusni menjelaskan.

Sementara itu, Rustomo, Ketua RT 4/RW 4 kelurahan Cepu gang 7 , membenarkan jika terjadi insiden kebakaran gudang Ponpes Al-I'anah.

"Sekitar jam 14.00 saya diberitahu kalau ada kebakaran. Kemudian saya langsung datang ke lokasi," kata dia.

Ketua Satuan tanggap bencana (Satgana) PMI Cepu, Anton Moedjiono, menuturkan, petugas sempat mengalami kesulitan dalam memadamkan api lantaran akses untuk keluar masuk hanya satu pintu.

"Itupun juga susah," kata dia.

Sehingga, petugas harus membuat ventilasi dengan menjebol beton bagian atas. "Hal itu untuk memudahkan memadamkan api," jelasnya.

Menurutnya, tiga unit pemadam kebaran berasal dari Pusdiklat Migas Cepu dan Pertamina Asset 4 Field Cepu. (Ams)

Dibaca : 914x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan