Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Rebutan Lahan Sesama Pengamen Tawur

Editor: nugroho
Sabtu, 18 Januari 2014
edy purnomo
DIAMANKAN : Dua pengamen jalanan (bertopeng) yang terlibat tawuran saat akan dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Dua kelompok pengamen jalanan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terlibat bentrok akibat perebutan lahan untuk menjamen di kawasan lampu merah kapur, Jalan M Yamin, Tuban, Sabtu (18/1/2014).

Kejadian bermula ketika dua pengamen masing-masing Frizky Frans Aru Martinus, (18), dan YFR, (16), keduanya berasal dari Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, sedang mengamen di perempatan lampu merah kapur.

Ketika mengamen, kedua remaja ini langsung didekati 5 pengamen lain. Masing-masing adalah Harry Siswanto (21) dan Yusuf (18), asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Kota, dan tiga temannya yaitu Nugik, Bobby dan Wimba.

Kedua kelompok pengamen ini akhirnya terlibat cekcok mulut. Tapi karena jumlahnya lebih kecil, Frans dan YFR langsung menjadi sasaran pengeroyokan Harry dan teman-temannya hingga babak belur.

“Kedua pengamen yang menjadi korban pengeroyokan kemudian langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tuban,” tegas Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayani, di Mapolres Tuban.

Setelah mendapatkan laporan, petugas kemudian menuju kelokasi kejadian dan melakukan penangkapan pelaku pengeroyokan. Harry dan Yusuf bisa ditangkap ketika sedang mengamen di lokasi bersama barkenekel (alat pukul untuk tangan dan terbuat dari besi) yang digunakan untuk berkelahi. Sementara ketiga pelaku lain langsung kabur meninggalkan lokasi ketika melihat temannya dibekuk petugas kepolisian.

“Adapun permasalahannya adalah rebutan lahan untuk mengamen,” tandas Elis.(edp)

Dibaca : 722x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan